Soroti Pembangunan Proyek Tanpa Plang Nama Dikabupaten Lambar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 15 Desember 2018

Soroti Pembangunan Proyek Tanpa Plang Nama Dikabupaten Lambar


LAMBAR- Dianggap kurangnya kontrol pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang dilakukan pemenang tender, kontraktor di wilayah kabupaten lampung Barat (Lambar),sehingga banyak proyek dikerjakan asal jadi.Masyarakat tak lain dan tak bukan sebagai tinta itam ini pada Sabtu (15/12/12) menyoroti banyaknya proyek di kawasan kabupaten lampung Barat, tanpa memasang plang nama.Proyek pembangunan kantor, siring, pembangunan MCK sekolahan dan bangunan lainnya itu sama sekali tanpa plang, "Bagaimana pengawas maupun masyarakat bisa mengontrol apabila papan proyek tak di pasang oleh kontraktor," Kata kuli tinta itam ini.

Menurutny hal ini bisa membuat keleluasaan kontaktor berupaya "Bermain-Main" dalam pelaksanaan,Dia, berharap pejabat yang paham mengenai proyek saja tidak bisa mengawasi pelaksanaan kegiatan, lantaran proyek tidak memasang plang atau papan informasi paket pekerjaan, apalagi public,sehingga pekerjaan dikerjakan asal jadi.menurutnya,pemasangan plang papan proyek tutur Dia,diharuskan ka­rena merupakan kewajiban sesuai dengan Kepres No. 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pe­merintah.Pihak pelaksana diwajibkan untuk memasang plang pa­pan nama proyek, sehingga masyarakat mudah melakukan pengawasan terhadap proyek yang sedang dikerjakan.
Senada dikatakan Mi kepada Editorlambar.Com ini.menambahkan, proyek yang tidak menggunakan plang papan nama proyek patut dicurigai dan diduga bermasalah.tidak adanya plang nama proyek membuat masyarakat sulit untuk mengawasi pekerjaan yang tujuannya sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam pengawasan uang negara agar tidak salah dipergunakan.“Dengan adanya plang papan proyek setidaknya kontraktor juga ikut menjalankan peraturan Undang Undang No.14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik.Saat ini, paket pe­kerjaan yang sedang dikerjakan tersebut juga belum kita ketahui apakah menggunakan anggaran APBD Kabupaten, APBD Provinsi atau APBN termasuk pihak rekanannya,” tegasnya.

Pihak dinas terkait kabupaten lampung barat (Lambar) yang membidanginya,agar menegur pihak rekanan yang tidak melaksanakan amanah undang-undang  tersebut yang sudah mengatur tentang standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaan proyek yang ada di wilayah kabupaten lambar  Bila perlu pihak dinas terkait dapat memberi sangsi,Bukan saja sangsi teguran melainkan jangan dikasih proyek ."Pekerjaan itu harus di hentikan,sebelum memasang plang nama, jangan dibiarkan untuk melanjutkan pekerjaan proyek-proyek yang didepan mata tak jauh dari pemerintah,”.

Seharusnya instansi terkait  memberikan teguran,’’karena.pemasangan papan proyek wajib dilakukan sebab sudah ada payung hukum yang mengaturnya.pelaksanaan proyek harus memakai plang nama, secara transparan seorang kontraktor pelaksana diwajibkan memasang plang merek,hal tersebut sangat berguna agar masyarakat bisa mengetahui darimana proyek tersebut berasal.‘’Setiap pelaksanaan proyek harus memampangkan plang nama, dengan tujuan agar masyarakat mengetahui proyek tersebut didanai dari uang rakyat.(Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad