Sebanyak 4.922 KTP Dimusnahkan Dengan Cara Dibakar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 14 Desember 2018

Sebanyak 4.922 KTP Dimusnahkan Dengan Cara Dibakar


Sebanyak 4.922 KTP dimusnahkan di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lambar, pada Hari Jum'at (14/12) 
LAMBAR- Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan dokumen identitas bukti diri resmi penduduk yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) dan berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Selain sebagai dokumen identitas diri, KTP juga sangat diperlukan untuk registrasi ke beberapa tempat resmi yang membutuhkan identitas asli setempat. Contohnya saja jika ingin membuat atau mendaftar atau mengurus administrasi tabungan, asuransi, KPR, deposito,dan sebagainya harus membutuhkan KTP.

Sebanyak 4.922 KTP dimusnahkan di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lambar, pada Hari Jum'at (14/12) 


Dengan demikian,Assisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Natadjudin Amran didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Lampung Barat Wasisno Sembiring dan disaksikan sekretaris Inspektorat Rahmad Nur,Pada Hari Juma,at (14/12/2018) memusnahkan ribuan KTP Invalid (Tidak Berlaku Lagi ) sebanyak 4.922 KTP, bertempat di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lambar "Hal tersebut dilakukan sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri RI tentang penatausahaan KTP elektronik rusak atau invalid dalam rangka tertib administrasi dan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan, kewaspadaan dalam sistem administrasi kepedudukan serta untuk menghindari penyalahgunaan KTP elektronik yang rusak atau invalid", ujar Natadjudin. 

Wasisno menjelaskan bahwa KTP invalid yang dimusnahkan tersebut terdiri dari masing-masing 4.170 cetakan tahun 2012 dan 734 cetakan tahun 2013, KTP dinyatakan invalid, apabila sudah sudah ada pergantian identitas, seperti alamat yang pindah, perubahan status dari belum menikah menjadi menikah,menikah menjadi duda atau janda, bukan karena kesalahan cetak.Sesuai surat edaran Nomor 470.13/11176/SJ maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melakukan pencatatan dan pemusnahan KTP elektronik rusak atau invalid dalam proses pelayanan di wilayah kerja masing-masing,melakukan pengecekan terhadap KTP elektronik rusak atau invalid hasil pencetakan massal tahun 2011-2013 yang ada di kelurahan kecamatan dan kabupaten atau kota. Apabila masih ditemukan KTP elektronik rusak atau invalid dilakukan pencatatan dan dimusnahkan dengan cara dibakar, membuat berita acara pemusnahan pada setiap proses pemusnahan dan melakukan langkah-langkah pengamanan terhadap tempat-tempat penyimpanan atau gudang pengimpanan dokumen negara agar terhindar dari pencurian dan penyalahgunaan dokumen negara. (Ir)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad