Ini Dia Oknum PNS Kabupaten Lambar Yang Tertangkap Nyabu - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 08 Desember 2018

Ini Dia Oknum PNS Kabupaten Lambar Yang Tertangkap Nyabu

(BB),68 Paket Kecil Narkotika,7 Paket Sedang, 2 Perangkat Alat Hisap (BONG), Dan 2 Paket Kecil Narkotika Jenis Sabu,Berhasil Diamankan Satuan Narkoba Polres Lampung Barat.
LAMBAR-Sebagai abdi negara, pegawai negeri sipil (PNS) harus menjadi contoh bagi masyarakat. Sayang, hal itu tidak tercermin di diri PH,(52), Warga Pekon Pagar Dewa, kecamatan Sukau,yang masih aktif di dinas  koperindag, kabupaten Lampung Barat,Oknum PNS itu ditangkap polisi polres lambar dengan 4 rekanya sebagai tersangka penikmat narkoba, jenis Sabu pada kamis (6/12/2018) sekira jam 12.00 WIB.Polres Lampung Barat Ajun Komisari Besar Polisi Doni Wahyudi,S.Ik.menerangkan,kepada editorlambar.Com.pihaknya bakal tetap memproses Ke Lima tersangka."Sejauh ini masih berstatus pengguna,namun tak menutup kemungkinan bisa saja dijual kembali,"sebut Doni .
Ke lima (5) Bandar Narkoba Ditangkap,menunjukkan barang bukti (BB),68 paket kecil narkotika,7 paket sedang,2 perangkat alat hisap (BONG), dan 2 paket kecil narkotika jenis sabu,berhasil diamankan satuan Narkoba Polres Lampung Barat.
Kasat Narkoba Iptu Junaidi,SE. mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyusi,S.Ik, mengatakan, penangkapan para pelaku tersebut berawal informasi dari masyarakat bahwa pelaku bernama PH,sering mengunakan narkotika jenis sabu, kemudian Anggota Sat Res Narkoba Polres Lambar menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil menangkapan terhadap pelaku PH,di pasar sebelat pekon tanjung raya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat,”jelas Kasat Narkoba.
Selanjutnya anggota Sat Narkoba Polres Lampung Barat langsung menggeledah kediaman rumah tinggal pelaku PH dan di temukan, barang bukti,2 klip plastik berwarna putih berukuran kecil yang diduga didalamnya berisi narkotika jenis sabu sisa pakai, dan 2 buah Hp merek Samsung,” Ucap Kasat Narkoba Iptu Junaidi pada Senen (7/12/2018) di ruang kerjanya.

(BB),68 Paket Kecil Narkotika,7 Paket Sedang, 2 Perangkat Alat Hisap (BONG), Dan 2 Paket Kecil Narkotika Jenis Sabu,Berhasil Diamankan Satuan Narkoba Polres Lampung Barat.

Tidak cukup disitu saja jajaran Sat Narkoba Polres Lampung Barat terus melakukan pengembangan dan terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang lain akhirnya jajran sat narkoba polres lambar  berhasil mengembangkan kasus tersebut, bahwa pengakuan pelaku barang tersebut di dapat dari rekanya.Kemudian di lakukan under cover buy dengan cara pelaku Pangku memesan narkotika jenis sabu dengan Dodi dan bergerak cepat ,polisi berhasil menangkapnya dengan barang bukti di tangann para jaringan tersebut,lansung di amankan berupa 1 paket kecil narkotika jenis sabu, selanjutnya dari keterangannya bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari Ardi Marsa di desa tanjung jati, Kecamatan Warkuk ranau selatan, Kabupaten, Oku selatan, Sumatra Selatan dan saat dilakukan penggerebekan dirumahnya ternyata sedang pesta narkoba bersama pelaku Beni RS dan Efendi yang berhasil lolos namun jelinya anggota polres lambar dapat di tangkap oleh petugas bersama warga,”jelas Kasat.

(BB),68 Paket Kecil Narkotika,7 Paket Sedang, 2 Perangkat Alat Hisap (BONG), Dan 2 Paket Kecil Narkotika Jenis Sabu,Berhasil Diamankan Satuan Narkoba Polres Lampung Barat.

Terpisah,kepala Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) kabupaten lampung Barat (Lambar),Drs Ismet Inoni  ,dihubungi lewat tlpn menegaskan, tidak ada ampun bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang menggunakan narkoba,Barang haram itu. Jika terbukti bersalah, segera ditindak. Hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 tentang disiplin PNS.“Seluruh pejabat dan pegawai yang terbukti silakan diproses secara hukum. Sanksinya jelas sampai pemberhentian secara tidak hormat,” katanya.
Dia mengatakan,mendukung penuh upaya kepolisian memberantas peredaran narkoba di lingkungan Pemkab lambar. ",Dia. prihatin. Tapi, beliau sangat mendukung tindakan polisi," ujar dia. Dia memerinci, sejak 2018 sudah ada 2 PNS yang berurusan, lantaran tersangkut kasus narkoba.Tindakan itu jelas mencoreng korps PNS. Hal tersebut bisa memicu tindakan indisipliner .(Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad