Tingkatkan Pelayanan Publik Kata Bupati - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 16 November 2018

Tingkatkan Pelayanan Publik Kata Bupati


LAMBAR- BUMDes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki desa melalui penyertaan modal langsung yang berasal dari kekayaan desa,lembaga ini digadang-gadang sebagai kekuatan yang akan bisa mendorong terciptanya peningkatan kesejahteraan dengan cara menciptakan produktivitas ekonomi bagi desa dengan berdasar pada ragam potensi yang dimiliki desa.

Dalam proses ini setidaknya ada dua pertemuan besar yang melibatkan seluruh elemen penting warga desa secara perwakilan,yang pertama adalah sosialisasi dan pembentukan tim yang bertugas mengawal seluruh proses pembentukan dan pertemuan kedua untuk melahirkan berbagai keputusan final. Seluruh proses ini tentu saja menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa sebagai penyelenggaranya. 

Selama bertahun-tahun desa adalah struktur pemerintahan yang berjalan atas dasar instruksi dari lembaga di atasnya.Hampir semua yang diurus Kepala Desa dan pasukan perangkatnya berpusat pada masalah administrasi,kalaupun desa mendapatkan porsi membangun, anggaran yang mengucur boleh dikatakan sebagai ‘sisanya-sisa’.Maka lahirnya UU Desa membuat Kepala Desa dan jajaran-nya membutuhkan waktu untuk mempelajari Undang undang dan berbagai peran dan tanggung jawab baru berkaitan dengan datangnya BUMDes di desanya.


Visi Presiden Joko Widodo yang menetapkan program membangun dari pinggiran dalam Nawacita-nya adalah salahsatu yang membuat desa mendapatkan nasib baik. Perubahan mulai menyinari sudut-sudut wilayah desa,Jika pada masa lalu struktur pemerintahan di atas desa bisa melakukan intervensi kebijakan yang dibuat desa, kini hal itu tinggal kenangan saja,desa sepenuhnya memiliki wewenang untuk merumuskan langkahnya sendiri melalui Musyawarah Desa.

Ini menjadi PR besar bukan hanya pemerintah Desa untuk bisa menjelaskan BUMDes kepada seluruh desa ,tetapi juga tantangan besar bagi para kepala desa di berbagai pelosok untuk memahami dan menjalankannya,bukan hanya dalam masalah merumuskan bagaimana akan membangun, desa juga memiliki wewenang sepenuhnya mengelola Dana Desa untuk mewujudkan kesejahteraan desa,bukan main-main, dana desa langsung ditransfer dari rekening APBN ke desa sehingga kini anggaran untuk desa tidak perlu lagi ‘Mampir’ ke berbagai pos dan tercecer-cecer di jalan.


Maka perlu digaris-bawahi,yang paling menentukan berkembang dan tidaknya ekonomi desa adalah,Kepala Desa, bagaimanapun seluruh rangkaian proses ini sangat dipengaruhi oleh kemampuan persoalan seorang kepala desa dalam menjalankan visi ekonomi untuk desanya.Jum,at (16/11/2018)Bupati kabupaten lampung barat,Hi.Parosil Mabsus menyerahkan bantuan 3 unit mobil pada rangkaian safari Jum'at yang dilaksanakan di  Pekon Heni Arong Kecamatan Lumbok Seminung.

Penyerahan 3 unit mobil diperuntukkan untuk BUMDes Pekon Heni Arong,  Lumbok selatan dan Pekon Kagungan yang diperuntukkan kepada BUMDea pekon,"sebagai kendaraan operasional agar pekon dapat mengembangkan inovasi bagi kemajuan pekon dan kendaraan ini kami harapkan dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat di pekon tersebut" jelas Pakcik sapaan akrab Bupati Lambar tersebut. 

Pendidikan, kesehatan dan infrastruktur sebagai salah satu program utama dari kepemimpinan Parosil Mabsus dan Drs. Mad Hasnurin, petikan kaliamat yang disampaikan Parosil pada kesempatan tersebut. 

Parosil juga berpesan agar "pengeloaan Anggaran Dana Pekon dapat dimanfaatkan untuk seluruh masyarakat, inovasi dan kreatifitas dari pengelola dana pekon dapat maju karena titik ukur keberhasilan pembangun kabupaten juga didukung dari keberhasilan pekon dan seluruh program yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten pada akhirnya bertujuan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat", tandasnya sembari menutup kegiatan pada hari ini.(Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad