Polres Lampung Barat Ajak Wartawan Konferensi Pers - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 18 November 2018

Polres Lampung Barat Ajak Wartawan Konferensi Pers


LAMBAR-Konferensi Pers adalah acara khusus yang dibuat sebagai sarana untuk mengumumkan, menjelaskan, mempertahankan atau mempromosikan kebijaksanaan dengan maksud untuk mengukuhkan pengertian dan penerimaan Konferensi pers  publik pada pihak pemrakarsa acara.

Dengan Tujuan utama konferensi pers adalah untuk mewujudkan keinginan pemrakarsa untuk menyampaikan pernyataan atau informasi  oleh organisasi atau individu dengan mengundang media massa agar datang dan meliput dengan harapan berita akan disiarkan seluas-luasnya. Publikasi informasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan khalayak sasaran.


Konferensi adalah rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama,permusyawaratan. Konferensi juga merupakan media komunikasi tatap muka yang memberikan suatu kemungkinan bahwa dengan konferensi dapat dicapai suatu pemahaman bersama yang tidak mungkin dicapai melalui komunikasi secara tertulis,sedangkan sasaran pertemuan itu diharapkan dapat dimuat media massa dari wartawan yang diundang .

Dengan  ujuan Konferensi Pers,menyebarkan informasi positif kepada publik (Masyarakat Luas) tentang perusahaan, seperti publik ekspose,menetralisir atau menambah berita yang tidak benar atau negatif tentang perusahaan, manajemen, karyawan, produk atau jasa lainnya,meningkatkan image yang dapat menunjang pemasaran dan penjualan suatu produk/jasa seperti perkenalan produk baru, ekspansi ekspor, produksi, prestasi perusahaan dan lainnya, dan membina hubungan secara langsung dengan pers .


Kapolres Lampung Barat AKBP Doni Wahyudi,S.Ik., didampingi Kasat Reskrim faira Arista,s.i,kok.sik., mengatakan,Surbakti Kasat Reskrim korbrimob kemudian Kanit dan rekan-rekan insan pers dalam hal ini jadi dari hasil pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan dengan melanggar pasal 363 KUHP.

Di mana modus operandi memecahkan kaca ketika mereka melaksanakan operasinya ataupun memangsa korban Kemudian untuk TKP dari hasil lidik dan penyelidikan dari anggota satreskrim Polres Lampung Barat bosannya diakui ada 4 TKP yang dilakukan oleh para pelaku tersebut dimana dalam tahun 2018 di bulan Mei ada 2 TKP yang dilakukan oleh pelaku kemudian di bulan Juli dan terakhir kemarin di tanggal 9 November jadi syukur alhamdulillah berkat kerja keras satreskrim dan anggotanya.


Dalam hal ini sehingga pelaku dapat kita tangkap dan kita amankan dengan berbagai Barang bukti yang berhasil kita-kita kemudian hasil dari pada barang bukti yaitu ada kendaraan Xenia dan Avanza di mana salah satu digunakan oleh para pelaku ini ketika melakukan operasinya mencari Mangsa ataupun Mobil yang sedang terparkir yang ditinggal oleh korbannya.

Dengan meninggalkan barang-barang berupa kemungkinan barang berharga dan uang dalam hal ini kemudian Disamping itu juga mereka juga melakukan pencurian pemberatan di lokasi lainnya,untuk modus operandi mereka dengan cara memecahkan kaca diawali dengan melemparkan pecahan-pecahan busi bekas ke arah kaca untuk mempermudah aksinya daripada para pelaku.

Demikian untuk pakai KB yang bulan Mei di tanggal 11 itu di Jalan Raya way mengaku di kecamatan Balik Bukit Kemudian yang kedua di bulan Mei juga di tanggal 22 di rumah makan depan rumah makan Pagaruyung dekat dari sini kemudian yang ketiga di di masjid samping Masjid Baiturrahim Komplek Pemda itu sekitar tanggal 20 Juli kemudian juga di hari Jumat kemarin terakhir tanggal 9 November itu di depan Rumah Makan Ayam Bakar Mas Yanto di lingkungan pasar Liwa ini semuanya di wilayah kecamatan Balik Bukit kabupaten lampung Barat (lambar),ataupun Polsek hukum Balik Bukit. Nah itu untuk sementara pelaku ada dua kemungkinan Mungkin saja bisa berkembang sedang kita kembangkan demikian untuk pelaku ada, ini yang kita amankan  dua pelaku berasal dari kotabumi .


Dilanjutkan,pada situs yang kedua terkait dengan pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan di mana melanggar pasal 363 KUHP yang diungkap oleh jajaran daripada Polsek Balik Bukit dibantu dari TKP 308 Polres Lampung Barat Dalam hal ini terhadap 2 pelaku dijerat pasal 363 yang satu pelaku berusia kurang lebih 20 tahun Yang satu masih dibawah umur 16 tahun.

Namun demikian kita ataupun tidak dilakukan diversi karena kelakuan daripada si pelaku ini yang usia 16 tahun ini sudah berulang dan merupakan residivis sehingga ke arah kepada hukuman positif kita Arahkan ke pasal 363 KUHP dalam hal ini kemudian hasilnya RIP ada barang bukti yang kita Sita yaitu ada dua kendaraan sepeda motor kemudian juga barang bukti handphone kemudian juga ada laptop dengan merk Acer dalam hal ini jadi notebook.


Untuk modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku adalah mencongkel daripada baik pintu maupun jendela yaitu mereka spesialisnya surat di rumah surat di rumah hasil dari pada olah TKP maupun Investigasi yang dilakukan oleh Polsek dan Polres dalam hal ini bosannya yang sudah di apa mereka lakukan ada sekitar 8 tempat kejadian perkara perkara.

Di 8 TKP yang dia lakukan dalam aksi kejahatan ya dan semuanya modusnya sama congkel jendela dan pintu begitu saja di TKP nya semua wilayah Balik Bukit kecamatannya Balik Bukit sama juga congkel modusnya sama congkel ya kita sayang kan ya si 16 dia sudah berulang sehingga kita perlakukan sama karena sudah berulang 363 sama dari harus dua-duanya tidak saya masih sekolah masih pelajar di sini masih turut orang tua untuk bapak-bapak Walaupun dia ini tetap kita ganti apa pendampingan dari bapak sampun untuk tindakan yang dilakukan karena sudah berulang dan merupakan residivis sehingga kita Arahkan ke pada pasal yang tadi saya Sebutkan (Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad