Mengenal Penghargaan Adipura - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 27 November 2018

Mengenal Penghargaan Adipura



LAMBAR- Adipura merupakan sebuah penghargaan dari Pemerintah Pusat (Kementerian Negara Lingkungan Hidup), yang diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai berhasil dalam mengelola kebersihan dan lingkungan perkotaan secara berkelanjutan,Program Adipura merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk mendorong penyelesaian berbagai isu lingkungan hidup, yaitu,Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau,Pemanfaatan Ekonomi dari Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau,Pengendalian Pencemaran Air,Pengendalian Pencemaran Udara,Pengendalian Dampak Perubahan Iklim,Pengelolaan Kasus Pertambangan,Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,Penerapan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.


Selain penghargaan Adipura, terdapat pula penghargaan Adipura Kencana. Penghargaan Adipura Kencana merupakan penghargaan yang secara khusus diberikan kepada kabupaten atau kota yang dinilai telah memenuhi syarat dalam mengelola kebersihan dan lingkungan secara berkelanjutan serta sebelumnya telah menerima penghargaan Adipura minimal tiga kali secara berturut-turut. Meski begitu,kriteria dan indikator utama pada program Adipura hampir sama dengan sebelumnya, yakni pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau oleh pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat. Penambahan beberapa indikator yang digunakan, di antaranya penilaian terkait dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta pengelolaan pertambangan berwawasan lingkungan.


Dengan standar penghargaan yang kian selektif, akan lahir kota sehat dalam arti menyeluruh, kondusif, dan menarik.Di samping itu,itu juga memiliki kemampuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,Yakni Trade, Tourism, dan Investment (TTI) berbasis pengelolaan lingkungan hidup. Dalam proses penilaian Adipura tahun ini, KLHK juga mengajak peran aktif masyarakat untuk memberi masukan dan saran. Masyarakat diajak untuk berpartisipasi. Melalui nama-nama kabupaten/kota finalis yang diunggah di laman resmi KLHK, masyarakat dapat menyuarakan pendapatnya dan memberikan masukan bagi setiap daerah untuk dapat terus meningkatkan programnya, khususnya dalam hal pengelolaan sampah.  

Dengan adanya Rakor Adipura 2018 yang membahas tentang Pembinaan dan review kriteria objek pantau Adipura menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI  Nomor P. 53/MMENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2016 tentang pedoman pelaksanaan program Adipura yang dibuka oleh Assisten Bidang Perekonomian Ir. Natadjudin Amran, Hari Selasa (27/11) yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Lambar, dengan Narasumber Edi Wardana dari P3E region Sumatera. 


Natadjudin menyampaikan bahwa "Adipura harus diupayakan dapat diraih kembali dengan kategori Kota Kecil Bersih di Provinsi Lampung seperti 2017 yang lalu, hal tersebut sebagai penghargaan bahwa Daerah Lambar menjadi daerah bersih dan nyaman serta pengelolaan sampah sesuai dengan standar nasional",ujarnya. 

Selanjutnya,  Untuk dapat memenuhi standar nasional maka kita perlu tahu apa yang dinilai dan berapa yang sudah kita raih menurut B1, B2 dan seterusnya, sehingga langkah dan tahapan dalam mencapai lingkungan bersih dan sesuai standar nasional dapat terarah dan fokus serta lebih efisien,pemerintah daerah terus berupaya mencapai Adipura dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat dari berbagai lapisan untuk terus menjaga kebersihan dimulai dari lingkungan rumah sendiri dan dilanjutkan dengan lingkungan sekitar,  tutupnya.

Kepala Dinas BLHKP Drs.Syaekhuddin berharap agar seluruh pemerintah dan masyarakat dapat sama-sama mempertahankan Adipura kategori kota kecil bersih dengan cara pengolahan dan pengurangan sampah yang baik. Lokasi yang memiliki bobot penilaian besar harus menjadi perhatian seperti TPS,  Bank sampah, pasar,  fasilitas sampah skala kota dan perumahan atau pemukiman, jelasnya sembari menutup sambutan. (Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad