Mantap Agus Istiqlal Paparkan Capaian Pembangunan Kab Pisibar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 19 November 2018

Mantap Agus Istiqlal Paparkan Capaian Pembangunan Kab Pisibar


PESIBAR- Dalam upaya mewujudkan Percepatan Pembangunan di Kabupaten Pesisir Barat, maka sampai dengan TahunAnggaran2018 ini Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah berupaya melakukan berbagai Program Prioritas dengan capaian sebagai berikut.


Bandara Muhamad Taufik Kiemas denganPanjang Landasan Pacusaat ini adalah 1100 Meter dan akan ditambah panjangnnya menjadi 1400 Meter dan lebar semula 23 Meter menjadi 30 Meter, dengan kondisi saat ini telah mencapai 90 persen proses pembangunanya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melaksanakan Pembangunan Infrastruktur jalan sampai dengan Tahun Anggaran2018 kondisi jalan Kabupaten Pesisir Barat dengan kondisi baik 146,401 km/22,73 %, kondisi sedang 90,748 km/14,09%, kondisi rusak ringan 81,186 km/12,60% dan kondisi rusak berat 325,744/50,58%.


Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan memorandum of understanding(MOU) dengan PT. PLN (persero) terkait peningkatan kapasitas listrik di tahun 2017 yang lalu.Pada saat ini pemasangan Listrik di Wilayah yang selama ini belum terjangkau yaitu sedang dilaksanakan pekerjaan pembangunan dan pemasangan saluran kabel bawah laut, tegangan menengah 20 kv dari Tembakak sampai dengan Pulau Pisang yang menghubungkan Kecamatan Karya Penggawa – Kecamatan Pulau Pisang.

Pada Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melaksanakan pemasangan Kwh Listrik masyarakat  miskin tahap I sebanyak 1.272 KWH dan tahap II  sebanyak 1.770 KWH.


Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan pembangunan  di sektor perumahan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Tahun  2016  sejumlah  20 unit Rumah Khusus Nelayan di Kecamatan Pesisir Tengah, pada Tahun 2017 sejumlah 50 unit  di Kecamatan Lemong dan 50 unit di Kecamatan Pesisir Tengah dan pada Tahun 2018 sejumlah 50 unit  di Kecamatan Bangkunat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan peningkatan kualitas perumahan tidak layak huni pada Tahun 2017 melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sejumlah 607 unit rumah tidak layak huni dan pada Tahun 2018 sejumlah 909 unit rumah tidak layak huni.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Memiliki Potensi Dan Peluang Investasiyaitu
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat  produksi padi selama Tahun 2016 di Kabupaten Pesisir Barat mencapai 97.035 Ton dengan luas sebesar 20.155 ha dengan 88,35 % berasal dari padi sawah.

Kecamatan yang menghasilkan produksi padi terbesar adalah KecamatanPesisir Selatan dengan produksi sebesar 25.770 ton padi dan luas lahan sebesar 4.946 Ha. Sedangkan palawija yang potensi produksinya cukup besar adalah Jagung, Ubi Kayu, dan Kedelai yang masing-masing sebesar 25.092 ton, 2.752 Ton, dan 2.061 ton,Peran dan kontribusi sektor perkebunan selama ini menunjukkan hasil yag cukup signifikan dalam mendukung laju Pembangunan di kabupaten Pesisir Barat.  Dengan potensi luas lahan perkebunan sebesar 24.117,1 ha dengan komoditas utama Kelapa dalam, Kelapa Sawit, Kopi Robusta, Aren, Lada, Nilam, Kakao, Karet, serta Cengkeh.


Sub-sektor turunan dari komoditas kelapabeberapa  produk yang dikembangkan dari kerajianan kayu kelapa diantaranya berupa alat perkantoran, alat rumah tangga, dll.Untuk mendukung kegiatan perindustrian Kabupaten Pesisir Barat telah menetapkan Kawasan Usaha Agrobisnis Terpadu (KUAT) yang berpusat di Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan.

Potensi Perikanan dan Kelautan di Kabupaten Pesisir Barat tersebar diseluruh wilayah yang terdiri dari Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya.Untuk perikanan tangkap berada disepanjang ±210 km dari garis pantai Kabupaten Pesisir Barat atau 19% dari panjang garis pantai Provinsi Lampung.

Sejauh 0-4 mil (± 168.941 ha) adalah merupakan wilayah tangkap yang dikelola Kabupaten Pesisir Barat dengan jumlah Nelayan  792 orang dengan jumlah kapal/perahu penangap ikan sebanyak 786 (sumber PBDA 2017). Potensi ikan tangkap di perairan Kabupaten Pesisir Barat mencapai 142.197 Ton/Tahun dengan total produksi mencapai 16.569,85 Ton.

Kabupaten Pesisir Barat yang dianugrahi  garis pantai sepanjang ± 210 km yang berbatasan langsung dengan  samudera hindia memiliki banyak sekali objek wisata pantai yang potensial untuk dikembangkan. Pada umumnya pesona dan aktifitas yang ditawarkan pada objek wisata pantai adalah.

Snorkeling, surfing, diving, renang, berlayar, berperahu motor, memancing, berjemur matahari, spooning nooks, menikmati panorama alam, fotografi, berkemah, trekking, dan bersepeda. Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki ± 31 wisata pantai perlu dikelola dengan baik, sehingga dapat dijadikan sebagai Objek Wisata Favorit oleh Wisatawan Lokal maupun Wisatawan Mancanegara karena keindahan dan ketinggian ombaknya.

Sebagai upaya pengembangan Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat dalam rangka mewujudkan Destinasi Wisata unggulan,makan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyelenggarakan Event Tahunan yaitu Kejuaraan Surfing International (KRUI PRO) yang sudah dilaksanakan mulai Tahun 2017 dan Tahun 2018.(Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad