Data Pemilih Dilambar Masih Kacau Balau - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 05 November 2018

Data Pemilih Dilambar Masih Kacau Balau


LAMBAR- Data Pemilih tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) I, masih ditemukan kejanggalan. Selain masih ditemukannya data fiktif atau ganda di data DPTHP juga masih ditemukan pemilih yang sudah berstatus almarhum. Beberapa kejanggalan data DPTHP ini merupakan temuan ketua pimpinan daerah pemuda muhamaddiah lambar surya pirnata,Kabupaten lambar,kepada Editorlambar.Com,Senen (5/11/2018) diruang kerjanya.

Surya pirnata,mengakui data DPTHP I harus segera dikoreksi. Bukan hanya persoalan data pemilih ganda maupun fiktif. Menurut Surya, data pemilih yang dianggap masih bermasalah segera dilaporkan ke KPU sehingga tidak akan mengundang persoalan dikemudian hari.
Hasil temuan itu tentu akan segera disampaikan kepada KPU Kabupaten lambar untuk selanjutnya pihak KPU berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) memastikan kebenaran data tersebut,”ucapnya.


Manfaat dari pembersihan data pemilih yang diduga masih kacau ini tentu saja pada giliran berikutnya berdampak pada pencetakan surat suara dan menghindari adanya ketidakpercayaan publik.

Kami juga mengajak masyarakat dan peserta pemilu dalam hal ini partai politik untuk sama-sama mengamati DPTHP,Pastikan konstituennya ada dalam DPTHP dan kalaupun tidak ada didorong agar segera dilakukan perekaman KTP-el,” tuturnya.

Dengan demikian,Data pemilih untuk Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang, kacau kata Surya Pirnata Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lampung Barat. Meski telah mengalami perbaikan berkali-kali, data pemilih di Lambar masih kacau. Pada penetapan (Daftar Pemilih Tetap) DPT yang ditetapkan pada tanggal 20 Agustus 2018 berjumlah 206.792,namun setelah mendapatkan masukan dari berbagai pihak, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Barat merevisi jumlah pemilih kedalam rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) sejumlah 206.441 yang ditetapkan pada tanggal 13 September 2018.

Sebagaimana dirilis pada Koran Harian Lampung Post (5/11), menurut Kabid Pelayanan Administrasi dan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), AK Samsul, hingga akhir oktober lalu sebanyak 24.621 jiwa belum rekam KTP-el. Menurut AK Samsul data server jumlah warga wajib KTP di Lampung Barat mencapai 235.773 jiwa. Dari data itu, jumlah warga yang telah melakukan perekaman mencapai 211.152 jiwa, sisanya 24.621 jiwa belum melaksanakan perekaman.

Data dari dua lembaga ini, Disdukcapil dan KPU tidak mengalami singkronisasi. Selisih yang signifikan mempengaruhi kebutuhan logistik pada saat Pemilu mendatang. Juga, dapat menjadi potensi kecurangan oleh pihak-pihak tertentu. Mengingat jadwal perbaikan DPTHP yang dilakukan KPU RI ditetapkan 60 hari, yaitu sejak tanggal 17 September 2018 hingga 15 November 2018. Jadwal ditetapkan KPU RI pada tanggal 09 November 2018 hingga 11 November 2018 adalah Rekapitulasi DPTHP-1 tingkat Kabupaten/Kota. Sedangkan, Disdukcapil menargetkan perekaman selesai pada Desember mendatang.

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Lampung Barat menyarankan agar KPUD Lambar segera berkoordinasi ke Disdukcapil atas selisih jumlah yang signifikan dan akan ditetapkan Daftar Pemilih Tetap Kabupaten Lampung Barat di bulan November ini, dan Bawaslu Lambar mendorong pemerintah daerah dalam hal ini Disdukcapil untuk menargetkan perekaman eKTP di bulan November ini,  agar adanya kesingkronan dan kepastian untuk pemilu tahun 2019 ini.(Ir)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad