Sosialisasi Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Ini Kata Bupati - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 31 Oktober 2018

Sosialisasi Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan Ini Kata Bupati


PESIBAR- Manfaat dan Tujuan Program Keluarga Harapan merubah perilaku keluarga sangat miskin untuk memberikan perhatian yang besar kepada pendidikan dan kesehatan anaknya untuk jangka pendek memberikan income effect kepada rumah tangga miskin melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga sangat miskin.

Untuk jangka panjang dapat memutus ratai kemiskinan antar generasi melalui,peningkatan kualitas kesehata/Nutrisi, pendidikan dan kapasitas pendapatan anak dimasa depan (Price Effect Anak Keluarga Sangat Miskin).Memberikan kepastian kepada si anak akan masa depannya (Insurance Effect).

Mengurangi pekerja anak mempercepat pencapaian MDGs (Melalui Peningkatan Akses Pendidikan, Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil, Pengurangan Kematian Balita, Dan Peningkatan Kesetaraan Jender).

Tujuan Program Keluarga Harapan Meningkatkan kemampuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mengakses/memanfaatkan pelayanan pendidikan dan kesehatan meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil/nifas dan anak dibawah 6 tahun dari KPM Meningkatkan angka partispasi pendidikan anak – anak usia wajib belajar SD/SMP) KPM Meningkatkan kondisi sosial ekonomi KPM.


Bupati kabupaten pesisir barat Dr.Drs.H.Agus Istiqlal, S.H.,M.H.,mengatakan, sebagai mana amanatundang-undang nomor 40 tahun 2004 tentang sistem jaminan sosial dan peraturan menteri sosial republik indonesia nomor 1 tahun 2018 tentang program keluarga harapan (PKH).

Menjelaskan tentang program keluarga harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersarat kepada keluarga dan/atau seseorang miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu program penanganan fakir miskin, diolah oleh pusat data dan informasi kesejahteraan sosial yang  ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH .

Masih kata bupati, program keluarga harapan yang tentunya salah satu tupoksinya menangani bantuan sosial PKH,perlindungan dan jaminan sosial.

Pada tahun 2018 di kabupaten pesisir barat tercatat 9535 keluarga penerima manfaat dan tentunya telah melalui proses pendataan dan evaluasi oleh dinas social kabupaten pesisir barat. terbagi dalam 501 kelompok keluarga.

Sedangkan tenaga pendamping program keluargaharapan(PKH) yaitu sebanyak 45 orang yang tersebar di 11 kecamatan se- kabupaten pesisir barat.

Rabu,31/10/2018) yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Pesisir Selatan,hadir dalam sosialisasi tersebut,forkopimda kabupaten pesisir barat dan kabupaten lampung barat,sekretaris daerah, pejabat tinggi pratama.

Pejabat administrator, pejabat pengawas dan pelaksana dilingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat,kepala  Bank Bri cabang liwa,kepala badan penyelenggara jaminan sosial unit krui,koordinator PKH wilayah lampung,camat dan para peratin se- kecamatanpesisir selatan.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad