Sekolah Ramah Anak Ini Kata Bupati Pringsewu - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 01 Oktober 2018

Sekolah Ramah Anak Ini Kata Bupati Pringsewu


PRENGSEWU-Sekolah Ramah Anak (SRA) adalah satuan pendidikan formal, nonformal dan informal yang aman, bersih dan sehat, peduli dan berbudaya lingkungan hidup, mampu menjamin, memenuhi.

Menghargai hak hak anak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi dan perlakuan salah lainya serta mendukung partisipasi anak tertuma dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawaasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan.

Sekolah ramah anak merupakan upaya mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama 8 jam anak berada di sekolah, melalui upaya sekolah untuk menjadikan sekolah.


Senin (1/10) kegiatan  Sosialisasi Pengembangan Sekolah Ramah Anak, yang diselenggarakan oleh Kepala Dinas PPPAPP dan KB (Kegiatan Percepatan dan Pengembangan Sekolah Ramah Anak) di Urban Hotel Pringsewu, Jl. Jend. Ahmad Yani No.999, Pringsewu Utara, Kecamatan. Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Hi.Sujadi (Bupati Pringsewu), Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. (Wakil Bupati Pringsewu) , Nazri, S.H. (Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pringsewu), serta jajaran pemerintah dan  muspida Kabupaten Pringsewu.


Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pringsewu Nazri, S.H., Mengatakan,Keberadaan Sekolah Ramah Anak ini didasarkan pada Undang-undang No.39/1999 tentang HAM, UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Dan UU No.35/2014 tentang perubahan atas UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak, serta UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,Juga SK Bupati Pringsewu No.B/71/KPTS/D.06/2017 tentang Sekolah Ramah Anak Kabupaten Pringsewu tahun 2018.

Melalui kegiatan yang diikuti para peserta yang berasal dari 6 Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Pringsewu, masing-masing,MIN 2 Pringsewu,MTsN 2 Pringsewu,SDN Pajaresuk 1
SDN Pringsewu Barat,SMPN 3 Pardasuka,SMPN 5 Pringsewu

Dalam hal tersebut narasumber dari Fasilitator Pusat Sekolah Ramah Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr.Sowiyah, Kabid Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hi.Narso, S.I.P., M.Pd


Ahmad Asy'ari dari L-Pamas Pringsewu,mengharapkan,Dapat terwujud sekolah yang menyenangkan bagi anak peserta didik,Berani menjaga hak-hak anak,Membangun komitmen bersama terkait Sekolah Ramah Anak tersebut. 

Masih kata Bupati Hi.Sujadi mengatakan,Pemerintah Kabupaten Pringsewu maupun pribadi menyambut baik dan sangat mendukung serta memberikan apresiasi atasterselenggaranya kegiatan Pengembangan Skeolah Ramah Anak Kabupaten Pringsewu Tahun 2018. 

Melalui kegiatan ini mudah-mudahan lebih dapat meningkatkan lagi kapasitas SDM kita dalam upaya pencegahan terhadap tindakan kekerasan yang terjadi pada anak-anak kita, serta lahirnya generasi yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia di masa mendatang .

Anak adalah masa depan dunia, siapapun dan dari manapun mereka berasal, anak adalah pemegang hak masa depan bumi yang Rita tempati ini. Barang siapa memsak dan menelantarkan anak, itu tidak ubahnya mereka sedang membumihanguskan masa depan dunia anak tanpa tanggung jawab. 


Setiap manusia yang umurnya belum mencapai 18 tahun, termasuk janin yang masih dalam kandungan ibu.

Dalam UU Perlindungan Anak menegaskan bahwa anak memiliki sekian banyak hak yaitu hak hidup, hak perlindungan, hak partisipasi, dan hak tumbuh kembang, itu berarti setiap anak berhak nuntuk hidup, mendapatkan perlindungan, melakukan partisipasi social, dan berkembang sesuai sesuai dengan pilihannya sendiri, make lingkungan sekolah yang ramah akan menjadi sangat penting dalam memenuhi hak anak. 

Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya akan hak anak dan hak azasi manusia, Sekolah Ramah Anak adalah layanan pendidikan inklusif dengan tujuan utama nenunjang tumbuh kembang peserta didik agar siap menjalani hidup dalam masyarakat secara baik dan benar.

Sekolah Ramah Anak merupakan tempat yang aman, bersih, nyaman dan tanpa kekerasan, dan juga bebas dari bullying, sehingga anak merasa tenang dan beta.h disekolah, sekolah Ramah Anak adalah memoakan tempat kedua setelah rumah, apabila anak merasa nyaman, aman dan tenang disekolah make akan meningkatkan rasa percaya diri, talenta dan prestasi mereka, dan para orang tue juga tenang dan bahagia.

Namun Sekolah Ramah Anak selama ini hanya dipahami sebatas, sekolah aman dari dari kekerasan, padahal Sekolah Ramah Anak sesungguhnya bukan hanya zero Kekerasan, tapi prinsip Sekolah Ramah Anak ini juga harus mempunyai kantin yang sehat, lingkungan sekolah yang aman secara ├╝sik, asri dan hijau, bersih, sehat‚ bebas asap rokok, bebas narkoba, serta mempunyai jalur evakuasi bencana. 

Sekolah ramah anak tidak muncul begitu saja, dan bukan hanya menjadi tanggung jawab dari sekolah saja, tetapi diperlukan kerjasama tim yang baik antara orang tue, murid, guru, dan seluruh organisasi perangkat daerah yang ada di kabupaten Pringsewu‚untuk mewujudkan Sekolah Ramah Anak dan menciptakan kondisi lingkungan sekitar yang kondusif bagi anak.

Kepekaan dan keperdulian masyarakat dalam upaya perlindungan anak mampu mencegah tingak kejahatan terhadap anak terutama kejahatan seksual maupun bentuk kekerasan lainnya. Mencita-citakan sebuah lingkungan hidup yang ramah bagi anak dapat dimulai dari lingkungan yang terkecil, yaitu keluarga, sekolah‚ masyarakat lokal.

Dari lingkungan sekolah mempu memfasilitasi dan memberdayakan potensi anak melalui program sekolah yang sesuai dengan lingkunga sekolah yang mendukung, dan aspek sarana dan prasarana yang memadai. 

Melalui kegiatan deklarasi percepatan dan pengembangan Sekolah Layak Anak ini, dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Pringsewu menjadi Kabupaten Ramah Anak dan Kabupaten Layak Anak yang betul-betul Layak dan bukan dilayak-layakkan.(Editorlambar.Com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad