Asyik.. Akan Ada Festival Santri Di Lambar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 20 Oktober 2018

Asyik.. Akan Ada Festival Santri Di Lambar



LAMBAR- Sering kita dengar bahwa santri adalah kader muslim sejati, senada dengan apa yang disampaikan oleh KH. Ilyas Ruhiyat bahwa pesantren adalah tempat untuk menggodok-godok kader menjadi muslim yang sejati.

Maksud dari kader itu tidak lain dan tidak bukan mereka adalah santri,kaum sarungan dari gubuk yang sederhana. lepas dari pandangan itu dinamika yang terjadi diarus perdebatan atas nama agama membenarkan diri sendiri, mengklain sesama muslim kafir, murtad dan sebagainya.

Mempercayai hukum negara adalah bagian dari kemusrikan,hukum Thugot dan jalan kesesatan. Negara diadu domba dengan  agama, menghilangkan muka agama dalam negara. begitulah sebaliknya. Tapi para santri siap mengawal perjalanan panjang bangsa ini meskipun darah bercucuran, nyawa melayang tetaplah menjadi patriot sejati.
Pesantren adalah kancah untuk menggodok kader-kader muslim sejati, yang sanggup hidup di atas kaki sendiri, dan bisa turun ke bawah, bisa naik ke atas”.


Bupati kabupaten lampung Barat (Lambar) HI.Parosil Mabsus mengatakan,sejarah mencatat bahwa para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Para santri kala itu, dengan caranya masing-masing bergabung dengan seluruh elemen bangsa menyusun kekuatan sampai ke daerah-daerah terpencil, mengatur setrategi, mengajarkan arti kemerdekaan, kebhnekaan dan kedaulatan bangsa indonesia.

Dicetuskannya Resolusi Jihad 22 Oktober pada masa perjuangan merebut kemerdekaan, semangat patriotisme dan nasionalisme, menggerakkan santri, pemuda dan masyarakat indonesia, bahu membahu melawan pasukan kolonial.

Masih kata Bupat ,Sapaan Pacik menambahkan,Sebuah perjuangan panjang nan heroic hingga puncaknya 10 November 1945 yang banyak pejuang-pejuang santri tak terhitung jumlahnya,mereka telah berkontribusi yang besar dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sehingga ditetapkan Hari Santri Nasional Tanggal 22 Oktober,adalah untuk selalu mengingat dan meneladani semangat jihad ke-Indonesiaan para Santri.
   
Berangkat dari paparan di atas tentunya tidak diragukan lagi aksi nyata dari kaum santri, berkorban seluruh jiwa dan raganya demi satu tujuan yang mulia, melepaskan indonesia dari belenggu dan penistaan terhadap nilai kemanusiaan. Santri adalah aktor yang tersembunyi dalam sebuah file legenda tentang “Sejarah Kelam Bangsa ini”.

Dimana pada saat itu semangat santri bagaikan api yang berkobar ditengah hiruk pikuknya bangsa ini. Permainan santri dalam melawan penjajahan adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap “Ibu Kandung” mereka, berani berkorban nyawa adalah taruhannya. dan itu sering didengungkan oleh para aktivis pesantren, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah seharga dengan nyawa kita.

Dengan demikian lanjut Bupati Lambar Parosil Mabsus,bakal menghelat Festival Santri. Bersama Santri Damaikan Negeri" 2018.puncak acara Festival Santri Lambar, di Air Hitam Besok Senin (22/10/2018)festival itu bakal dilangsungkan tanggal 15 - 22 Oktober 2018 mendatang. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad