Sumpah Jabatan Sebagai Rambu Menjalankan Amanah - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 04 September 2018

Sumpah Jabatan Sebagai Rambu Menjalankan Amanah


PESIBAR- Bagi PNS atau pejabat yang telah diambil sumpahnya dan kemudian dia melanggar sumpahnya tentu ada konsekwensi yang harus diterimanya,dari mulai pemberhentian.

Baik secara hormat atau tidak hormat sampai pada kurungan penjara, itu baru hukuman di dunia belum lagi hukuman di akhirat yang akan diterima bagi pelanggar sumpah. Oleh sebab itu jangan lah mencoba mempermainkan sumpah yang telah diucapkan.

Tidak mengherankan, karena sumpah adalah sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan, apalagi garansinya dikaitkan dengan nama Allah Yang Mahaagung,dengan adanya Pemindahan tugas dan promosi jabatan merupakan suatu hal yang biasa dalam peyelenggaraan pemerintahan.

Dengan tujuan untuk peningkatan karir aparatur sipil negara (ASN) serta merupakan suatu proses penyegaran pada struktur organisasi prangkat daerah,sebagaimana kita diketahui, bahwa kewenangan untuk mengangkat, memberhentikan dan memindahkan pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat adalah merupakan kewenangan Bupati .


Artinya selaku pejabat pembina pegawai negeri sipil di daerah,sebagaimana telah diatur dalam undang-undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan peraturan pemerintah Nomor 53 tahun 2010.

Bahwa kewenangan untuk mengangkat dan memberhentikan pegawai negeri sipil adalah pejabat pembina kepegawaian daerah.

Hadir dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut ,Ketua dan anggota DPRD kabupaten pesisir barat,Forkopimda kabupaten pesisir barat dan kabupaten lampung barat.

Sekretaris daerah, para asisten, staf ahli bupati, para kepala opd dan para camat dilingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat.


Para pejabat administrator dan pejabat pengawas Rabu,(5/9/2018) yang bertempat di Ruang Cukuh Tangkil.

Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.H. Agus Istiqlal, S.H.,M.H.diwakili Sekdakab Drs.Azhari.MM.,berharap kepada seluruh pejabat administrator dan pejabat pengawas yang telah dilantik dan diambil sumpah jabatan.

Agar segera melaksanakan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) dengan sebaik-baiknya serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi pada opd sebagai tempat tugas Masing-masing.

Selanjutnya Sekdakab berpesan kepada Pejabat Administrator Dan Pejabat Pengawas Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar dapat melakukan pembenahan serta trobosan-trobosan.

Baik yang menyangkut disiplin aparatur dan adminitrasi kepegawaian serta penyusunan dan pelaksanaan program sesuai dengan tugas dan fungsi yang telah di embankan,Katanya.

Lanjut sekdakab menambahkan,Perlu kita pahami bersama bahwa promosi dan mutasi pada jabatan administrator dan jabatan pengawas merupakan suatu hal yang biasa dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dengan tujuan dilaksanakan promosi dan mutasi jabatan yaitu dalam rangka peningkatan karir aparatur sipil negara (ASN) serta merupakan suatu upaya penyegaran sesuai dengan kebutuhan pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Dari 28 penjabat yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni.

1.Miswandi Hasan.Camat Krui Selatan.
2.Ismed .Camat lemong.
3.Cahyadi. Camat Karyapenggawa.
4.Erman Patria.Sekretaris Dinas Kesehatan (DINKES).
5.Ahmad Diah.Kabag Umum secretariat DPRD.
6.Bukhroni Hakim.Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
7.Nurkemala.Sekretaris Dinas Pendidikan dan kebudayaan (DISDIKBUD).
8.Machson.sekretaris dinas pekerjaan Umum dan penataan Ruang (DPUPR).
9.Marnentinus.sekretaris Dinas penanaman Modal pelayanan terpadu satu pintu (DPMPTSP).
10.Herizan.Sekretaris dinas Pariwisata (DISPAR).
11.Mesrawan.Kabid Tata ruang dan Bangunan pada DPUPR.
12.Robinson Robian.Kabid Transmigrasi pada dinas tenaga kerja dan Transmigrasi (DISNAKERTRANS).
13.Hermanto.Kabid serana dan prasarana pada dinas pertanian (DISTAN).
14.Darmadi.Kabid ketertiban Umum ketentraman Masyarakat dan satuan perlindungan masyarakat pada satuan polisi Pamong Praja (SATPOL-PP).
15.Muhammad Irsyad.Kabid pengembangan dan memberdayaan sumber daya Manusia Pariwisata pada DISPAR.
16.Herliyana.Kabid Keluarga Berencana pada dinas pengendalian Penduduk dan keluarga berencana (DPPKB).
17.Tri Heripurwanto.kabid perhubungan darat pada dinas perhubungan (DISHUB).
18.Bambang Irawan.Kabid Pengolahan pemasaran hasil perikanan pada dinas perikanan.
19.Unzir.Sekcam Ngaras.

Dari Sambilan Penjabat Pengawas.

1.Sartono.Lurah pada kelurahan Pasar Kota kecamatan Pesisir Tengah.
2.Diah Lusita Sari.Kepala UPT Puskesmas Ngaras.
3.Mira Yunita.Kasih pemerintahan Kelurahan Pasar Kota.
4.Farur Reza.Kasi pelaksanaan kebijaksanaan dan ESDM Bidang penanaman modal pada DPMPTSP.
5.Syofyan Jailani.Kasubbag Bantuan Hukum dan HAM Bagian Hukum Sekretariat Daerah.
6.Apriade.Kasubbag Humas dan Protokol Bagian umum Sekretariat DPRD.
7.Maria Susanti.Kasubbag Tata Usaha UPT Puskesmas Bangkunat.
8.Irya Lendra.Kasubbag perencanaan kecamatan Bangkunat .

9.Andi Basuki.Pelaksana pada UPT Puskesmas kecamatan Ngaras.(Editorlambar.Com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad