Seni Qasidah Merupakan Seni Budaya Islam Memiliki Arti Strategis - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 05 September 2018

Seni Qasidah Merupakan Seni Budaya Islam Memiliki Arti Strategis


PESIBAR- Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.H.Agus Istiqlal, S.H.,M.H. mengatakan, Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) tidak hanya sebatas papan nama, tempat berkumpul para seniman qasidah untuk kemudian menghibur dan menyenangkan diri.

Namun sejatinya memiliki visi dan misi sesuai trilogi lembaga seni qasidah, yakni instrument pengembangan memasyarakatkan dan mempertahankan salah satu cabang seni Qasidah Indonesia (Lasqi)

Karena seni qasidah merupakan seni budaya islam, memiliki arti strategis sebagi bagian dari pembinaan umat Islam, oleh karena itu harus selalu terus dikembangkan, terang Bupati disaat acara pembukaan lembaga seni qasidah indonesia (lasqi)yang bertema “Pesisir Barat Bershalawat” gebyar 1 Muharram 1440 H/2018 M.


Bupati menambahkan,Sehingga melalui seni budaya islam seperti yang dilaksanakan sekarang ini dengan syair-syair dan lantunan lagu religius yang positif dan edukatif, akan selalu memotivasi para remaja sebagai generasi penerus bangsa kedepannya.

Karena hal itu merupakan alat paling praktis dan persuasif guna membendung limbah informasi yang merusak moral serta dapat memberikan manfaat bagi generasi muda untuk taat kepada ajaran agama, membangun budi pekerti dan akhlak serta menjadi masyarakat yang islami sesuai dengan tema kegiatan ini yaitu “Pesisir Barat Bershalawat” gebyar 1 Muharram 1440 H/2018 M.

Kemudian sebagai wadah dalam menunjang pembinaan mental, pengembangan, peningkatan minat, bakat dan potensi dalam seni qasidah masyarakat Katingan serta turut melaksanakan program pemerintah di bidang pembangunan mental spritual untuk menciptakan manusia Indonesia seutuhnya.

Hadir dalam acara tersebut, pimpinan dan anggota DPRD,wakil bupati,sekretaris daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat,ketua tim umum DPD lasqi,ketua dharma wanita,ketua MUI dan ketua Fkub kabupaten pesisir barat,ketua DPC lasqi se-kabupaten pesisir barat,pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tim penilai lomba.Rabu,(5/9/2018) yang bertempat di GSG Selalaw .


Masih kata Bupati,Atas terselenggaranya even ini membuktikan bahwa dewan pimpinan daerah  lembaga seni qosidah indonesia (LASQI)  kabupaten pesisir barat  telah menjalankan kiprahnya sesuai dengan tema kegiatan ini.

Yakni pesisir barat bersholawat sebagai wahana pengembangan prestasi seni budaya islam dan pembinaan akhlak generasi muda dalam mewujudkan pesisir barat sebagai bumi para sai batin dan para ulama ini.

Selanjutnya, Bupati menyampaikan  terimakasih kepada pengurus DPD lasqi kabupaten pesisir barat  dalam rangka menyongsong 1 Muharram 1440 Hijriyah telah melakukan berbagai upaya demi terlaksananya kegiatan ini yang insyaallah bisa kita petik nilai positifnya yaitu .

Dengan mengadakan  beberapa perlombaan islami diantaranya ,Lomba Mawalan, Azan, Marhaban, Bintang Vokalis, Da’i Cilik, Mengaji, Hafiz/Hafizah Dan Pawai Ta’aruf tingkat kabupaten pesisir barat tahun 2018,dengan diadakannya berbagai perlombaan tersebut tentunya mempunyai tujuan dan merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai-nilai budaya masyarakat .


Serta memperkenalkan keluhuran seni budaya yang telah ada sejak berabad-abad tahun silam sekaligus mempercepat terciptanya tali persaudaraan kebersamaan dan kerukunan umat beragama dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan serta meningkatkan pemahaman.


Penghayatan ajaran islam, mensyiarkan dakwah islam melalui seni music islami guna membangun masyarakat cerdas, mandiri, kreatif nan berakhlakul karimah.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa dizaman sekarang ini betapa banyak aliran-aliran yang menyimpang dari ajaran islam serta melakukan terror dimana-mana, oleh karenanya keberadaan dpd lasqi kabupaten pesisir barat sangat penting dan diharapkan dapat mencegah masuknya ajaran-ajaran yang dianggap menyesatkan masayarakat, dan memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat di kabupaten pesisir barat yang kita cinta ini.

Lanjut Bupati,IA berpesan kepada para peserta lomba untuk menjunjung tinggi semangat sportivitas dan betul-betul menerapkan serta mengaplikasikan nilai-nilai islam dalam kehidupan sehari-hari. dan diharapkan  agar kegiatan keislaman ini terus digelar dan ditingkatkan oleh semua lembaga keislaman lainya terutama pondok-pondok pesantren yang ada di kabupaten pesisir barat. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad