Polsek Balik Bukit Kembangkan Maraknya Kasus Pencurian Sapi Masyarakat Sukau Ajungan Jempol - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 07 September 2018

Polsek Balik Bukit Kembangkan Maraknya Kasus Pencurian Sapi Masyarakat Sukau Ajungan Jempol



LAMBAR- Jelang Hari Raya Kurban atau Idul Adha, marak pencurian sapi peliharaan warga di Kabupaten lampung Barat (Lambar) dan Pesisir Barat (Pesibar). Sedikitnya, ada beberapa tempat kejadian perkara (TKP) pencurian sapi dengan jumlah sapi yang hilang dicuri dan dan dimutilasi untuk diambil dagingnya.

kapolsek Balik Bukit kabupaten lampung Barat (Lambar) terus berupaya mengungkap dan memburu komplotan pencuri sapi milik warga yang marak terjadi di Kabupaten lambar khususnya dikecamatan sukau dan pesibar.

Upaya itu mulai menemui titik terang setelah menangkap satu orang warga Bandar Baru dan disusul 2 pria asal dari kecamatan sukau yang dicurigai sebagai anggota komplotan maling sapi diwilayah Hukum polres Lampung Barat.

Dari kedua pria itu, polisi menyita Barang Bukti (BB) yang dimodifikasi dan parang serta barang Bukti lainya.

Polsek Balik Bukit AKP Abdurahman,SH. Mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Tri Suhartanto,S.Ik ,mengatakan kepada editor lambar .Com ,.Polsek Balik Bukit AKP Abdurahman,SH.

Mengatakan, kedua pria yang ditangkap berinisial Na dan Jl, warga Sukau kecamatan sukau ,Kabupaten lampung Barat(Lambar) . Penangkapan ini berawal saat petugas Polsek Balik  Bukit  sedang  mengembangkan kasus itu .

Pelaku mencuri sapi milik warga yang ada dalam kandang lalu disembelih atau dimutilasi di area ladang, kebun atau persawahan.

Pelaku yang diduga lebih dari satu orang tersebut memutilasi dan mengambil bagian tubuh sapi yang banyak dagingnya, sementara bagian perut dan kepala sapi ditinggal di lokasi mutilasi. Biasanya, pelaku mencuri dan memutilasi sapi pada Malam Hari.

Sementara itu, kapolsek Balik Bukit AKP Abdurahman,SH ,.membenarkan adanya kejadian tersebut, "Memang ada laporan warga terkait pencurian hewan ternak, petugas masih menyelidiki untuk menangkap pelaku dan mengungkap motifnya. Warga dihimbau agar melakukan ronda malam untuk mengantisipasi pencurian hewan terutama sapi," katanya.

Masih kata kapolsek , diduga sapi yang dicuri dan diambil dagingnya tersebut dijual ke pasaran karena harga daging sapi masih fluktuatif atau naik turun meski jelang Idul Adha. Dari modus yang dilakukan pelaku, lanjut Kapolsek diduga pelaku lebih dari satu orang dan masih satu kelompok karena melihat lokasi pencurian di beberapa Lokasi.

Selain menangkap Ja dan Ji, kata kapolsek, polisi juga menyita sejumlah barang bukti ,sebilah parang, terpal dengan bercak darah kering yang diduga darah sapi, serta tali tampar. “juga dimodifikasi,Box pengangku Daging dan kenderaan R Dua . Dugaan kami itu untuk mengangkut sapi hasil curian setelah dipotong,” ungkapnya.


Kecurigaan petugas juga dikuatkan dengan keterangan warga DesaBuanyerupa kecamatan sukau kabupaten lampung Barat ,Aksi maling sapi di Kabupaten lambar memang sangat meresahkan,menurut Warga setempat Suparjo, ,” terangnya.

Polisi jajaran Polsek Balik Bukit Polres Lampung Barat berhasil menangkap 2 orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) sapi di Pekon Bandar Baru, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat.

Menurut keterangan korban sapi miliknya hilang di ketahui pada minggu (8/7/2018) sekira pukul 07.00 wib saat itu korban hendak melihat sapinya.

Namun sapi milik korban jenis betina berwarna coklat tua yang di ikat di bawah pohon tidak ada. Kemudian korban terus mencari sekitar jarak 1 km dari TKP korban hanya menemukan setumpuk isi dalaman perut sapi, darah, tali tambang untuk ikat sapi dan karung plastic.

Akibat kejadian tersebut korban langsung melaporkan kejadian curat sapi ke Polsek Balik Bukit, setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Balik Bukit melakukan penyelidikan terhadap pelaku, dan berhasil menangkap yang berada di pekon Bandar Baru ,setalah itu mungkin dikembangkan Belum Lama ini jajaran polsek Balik Bukit Dua pelaku menyerahkan diri Yakni, Zalyadi dan Nazili.

Dari hasil pemeriksaan kedua pelaku mengakui telah mencuri sapi jenis betina warna  coklat tua milik korban Suparjo di kebun, bersama Nazili dan Paeran, ketiga pelaku mengakui telah mencuri sapi milik korban Suparjo,”terang Kapolsek.

Pencurian sapi di lakukan oleh pelaku pada sabtu (7/7/ 2018) sekira jam 22.00 wib. pelaku Zalyadi dan Nazili melakukan pencurian dengan cara melepaskan tali tambang dari pohon, dan sapi ditarik sambil digiring kearah kebun berjarak 1km.

Tiba ditengah kebun teman pelaku Paeran sudah menunggu di tengah kebun, saat itu juga pelaku Paeran langsung memotong sapi tersebut dibantu Zalyadi  dan  Nazili.

kemudian potongan daging sapi dimasukkan kedalam karung plastik dan diangkut dibawa menggunakan sepeda motor milik pelaku Paeran kerumahnya. Setelah mendapatkan pengakuan pelaku Zalyadi.

Unit ResKrim Balik bukit langsung menangkap kedua pelaku dan diamankan di Polsek Balik Bukit berikut barang bukti berupa 1 unit sepeda motor merk Mio warna merah dengan nomor Polisi BE 8810 MO, 1 buah keranjang box plastik warna merah.

1 buah golok bersarung kayu, 1 buah tali tambang panjang 3 M warna abu-abu, 1 buah karung plastik warna putih, dan 1 buah Hp merk Hammer warna putih, sedangkan tersangka Paeran  diamankan di Polsek Pesisir Utara dalam perkara Curat kerbau,”Jelas Kapolsek.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad