Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 19 September 2018

Peringatan Tahun Baru Islam 1440 H



LAMBAR-Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1440 H yang diperingati pada hari Rabu(19/9/2018) hendaknya dijadikan sebagai momentum kebangkitan bagi umat Islam, khususnya kaum muslimin yang ada di Indonesia.

“Kebangkitan itu berdasarkan iman, ilmu, dan amal saleh guna mewujudkan kesalehan pribadi menuju kesalehan sosial demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa,"

Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus ,meminta kepada umat Islam dikabupaten Lampung Barat menatap tahun baru dengan semangat kedamaian dan keikhlasan demi bangsa dan negara, serta keimanan dan ketakwaan yang lebih baik lagi kepada Allah SWT.

 

"Seraya kita berdoa semoga di tahun 1440 Hijriyah ini dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,"

Parosil juga mengimbau kepada semua pihak untuk saling membantu dan bahu-membahu"Itu sebagai bentuk refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, kepedulian dan saling menolong antarsesama dalam kebajikan dan ketakwaan untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, bahagia, sejahtera lahir dan batin.


Dalam Rangka Memperingati HUT Lambar Ke -27, dan Pengajian Tabligh Akbar Dengan Tema "Memperingati Tahun Baru Islam 1440 H" Bersama  KH.Ust.Pudoli Dari Tanggerang Banten Sekaligus  melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Di Baitulmukhlisin Pekon Purajaya Kecamatan Kebun Tebu Lambar.

Selain Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dihadiri Ketua DPRD Lambar Edi Novial, Asisten Sekdakab Bidang Perekonomian Sekdakab Lambar Ir. Nata Djudin Amran , Kepala OPD, Forkopimda, Muspida , Camat,Peratin ,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Para Jama'ah.

Bupati Lambar Parosil Mabsus Menyampaikan "kita harus sama-sama hijrah, hijrah dalam kebaikan tentunya,  tidak ada manusia yang sempurna hidupnya, kalau kita tidak melakukan introspeksi evaluasi dan mawas diri, tentunya yang akan hadir itu adalah kesombongan. Tetapi kalau kita selalu introspeksi, evaluasi dan silaturahmi insya  allah kita tau dan sadar bahwa kita ini adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan",ungkapnya.

Selanjutnya Pengajian jangan sampai terhenti,  hanya karena faktor satu orang, tetapi niat yang paling utama, kalau kita niat ingin ibadah mudah mudahan kegiatan yang di prakarsai berjalan dengan lancar, Kemudian "program yang dilaksanakan oleh pemerintah pekon dan pemerintah kecamatan tolong didukung oleh masyarakat",ujarnya.

Untuk sekedar diketahui Bupati Lampung barat Parosil Mabsus memberikan santunan kepada anak yatim Piatu. (Editorlambar.Com)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad