Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. H. Agus Tiqlal,SH,MH Melakukan Perubahan Kabupaten Pesibar Dengan Signifikan - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 03 September 2018

Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. H. Agus Tiqlal,SH,MH Melakukan Perubahan Kabupaten Pesibar Dengan Signifikan



PESIBAR-Bupati Pesisir Barat DR.Drs.H. AGUS ISTIQLAL,SH,MH selama  3 (tiga) tahun kepemimpinannya telah menjalankan berbagai  program untuk mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat yang mandiri, madani dan sejahtera.

Disalah satu program tersebut  adalah Program pembukaan badan jalan  dari pekon  Way Heni  menuju pekon Way Haru. Program ini merupakan program dari  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang telah dilaksanakan sejak tahun 2016 yang lalu.

Pembangunan ruas jalan tersebut diawali dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) pada tanggal 16 Februari 2016.

Perjanjian tersebut bertujuan untuk membuka akses jalan  dari pekon Way Heni menuju pekon  Way Haru yang melintasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS),dimana jalan tersebut akan dipergunakan.


Untuk akses masyarakat  yang diharapkan perekonomian masyarakat setempat bisa berkembang dan  digunakan untuk jalan patroli TNBBS.

Selama ini sebelum dibukaknya badan jalan tersebut oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat  jarak tempuh perjalanan dari pekon Way Heni menuju pekon Way Haru .

Membutuhkan  waktu 3 s,d 5 jam tergantung cuaca   dengan menggunakan kenderaan roda dua/gerobak sapi, tentunya dengan  Biaya perjalanan sangat mahal mengingat sulitnya medan yang ditempuh. Harga ojek sepeda motor bisa beskisar dengan  Rp. 500.000,- untuk pulang pergi.

Alhamdulillah berkat kerja keras Bupati Pesisir Barat dan lintas sektor terkait badan jalan pekon way heni menuju pekon way haru telah berhasil dibukakan  badan jalan dengan ruas jalan sepanjang ±15 km dan peningkatan jalan Base B sepanjang ±3 km.

Dan  Pada tahun  anggaran 2017, Dengan dibukanya akses jalan untuk dari pekon way heni  menuju pekon Way Haru sangat memudahkan aksesbilitas  Saat ini kendaraan roda empat  telah bisa melewati akses jalan tersebut menuju Pekon Way Haru, Way Tias, Siring Gading, dan Bandar Dalam.

Tentu saja Pembukaan badan jalan ini memiliki implikasi yang sangat positif, khususnya bagi masyarakat yang berada di Pekon Way Haru, Way Tias, Siring Gading, dan Bandar Dalam.  selama  ini masyarakat  yang berada di pekon- pekon  tersebut  dikelilingi oleh hutan   TNBBS tentunya salah satu  daerah yang  terisolir .

Saat ini dengan dibukanya badan jalan tersebut masyarakat setempat dengan mudah mengakses perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat dan dengan  waktu ± 1.5 jam artinya dalam  waktu 3 jam pulang pergi.

Selain itu manfaat yang dirasakan oleh masyarakat setempat sangat banyak salah satunya dengan mudahnya untuk mendapat akses pelayanan kesehatan,yang tadinya sulit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan terkendala oleh perjalanan dan cuaca yang kurang bersahabat, sekarang dengan mudah masyarakat setempat untuk  mendapatkan berbagai macam  fasilitas yang lebih baik  dengan  perjalanan yang singkat.


Dengan Pembukaan badan jalan ini tentunya  dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Pekon Way Haru, Way Tias, Siring Gading,dan Bandar Dalam.

Masyarakat setempat dapat dengan mudah memasarkan hasil pertaniannya karena  sudah mempunyai akses jalan yang baik.

Bila hasil pertanian masyarakat setempat dengan  mudah dipasarkan maka diharapkan perekonomian masyarakat meningkat pula,tentunya masyarakat  akan lebih sejahtera, maka akan terwujud visi dan misi  Kabupaten Pesisir Barat.

Pada tahun anggaran  2018   direncanakan akan dilakukan pembangunan badan jalan  sepanjang tnbbs 5 km dan  menuju wilayah pekon way haru serta pekon lainya sepanjang 20 km dan akan dibangun 17 unit jembatan baik jembatan besar maupun jembatan kecil.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam programnya tidak hanya sebatas  pembukaan akses  balan jalan pada daerah terisolir saja,akan tetapi Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat telah menggratiskan seluruh pelayanan perizinan yang berada di Kabupaten Pesisir Barat, terkecuali perizinan  minuman beralkohol dan IMB saja yang belum digratiskan.

Lanjut Bupati Pesisir Barat  DR.Drs. H AGUS ISTIQLAL,SH,MH. mendorong Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu untuk terus meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Dengan cara mempermudah dan mempercepat waktu pengurusan perizinan,sehingga diharapkan nantinya banyak investor yang masuk ke Kabupaten Pesisir Barat untuk berinvestasi.

Dengan harapan banyak investor yang akan berinvestasi terutama di bidang pariwisata karena Kabupaten Pesisir Barat sangat besar potensi pariwisatanya.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga terus berupaya memperhatikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Hal ini dibuktikan dengan dilakukan penarikan kabel listrik gratis ditahun 2017 di 4 (empat)  Kecamatan yang pekonnya belum memiliki listrik yaitu Kec. Bangkunat, Ngaras, Ngambur dan Pesisir Selatan.

Program ini merupakan program unggulan Bupati Pesisir Barat,  dan ditahun  2018 dilanjutkan pemasangan listrik gratis untuk wilayah yang belum tercover pada tahun 2017.

Tidak hanya pemasangan KWH listrik gratis akan tetapi Bupati Pesisir Barat juga berhasil mendorong pihak PLN untuk pemasangan kabel listrik bawah laut untuk kecamatan Pulau Pisang.

Yang mana pada saat ini masih tahap pelaksanaan pembangunan  pemasangan kabel listriknya, pemasangan kabel listrik dimaksud terletak dari jalur pekon Tebakak menuju kecamatan Pulau Pisang.

Diharapkan pemasangan kabel listrik tersebut akan selesai pada akhir tahun 2018 ini dan insyallah diawal tahun 2019 nanti , masyarakat Pulau Pisang sudah bisa menikmati penerangan  listrik sama seperti masyarakat lainnya yang berada di laur kecamatan pulau pisang.

Selama Tiga tahun kepeminpinan Bupati Pesisir Barat  di negeri Para Saibatin dan para Ulama ini, selama itu pula telah banyak perkembangan dan perubahan yang membawa  Kabupaten Pesisir Barat  lebih maju dan mandiri.

Dan diharapkan Bupati Pesisir Barat dapat terus membawa perubahan dalam pembangunan serta dapat mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat   di Kabupaten Pesisir Barat  yang kita cintai ini. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad