Jalan Rabat Beton di Duga Tak Sesuai RAB - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 04 Agustus 2018

Jalan Rabat Beton di Duga Tak Sesuai RAB



LAMBAR- Pembangunan Jalan Rabat disalah satu Kecamatan kabupaten lampung barat yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) ini diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB).

Pembangunan jalan rabat beton dibeberapa pekon tersebut yang menghabiskan dana sebesar ratusan juta, dan dinilai tidak sesuai dengan besarnya anggaran yang digelontorkan  pemerintah Pusat.

Dari hasil penemuan dilapangan oleh tim Editorlambar.Com diduga kegiatan pembangunan jalan rabat beton itu dijalankan tidak sesuai dengan RAB yang ada.

Menurut tim Editor dilapangan,Minggu (5/8/2018) bangunan tersebut sebagaimana pembangunan menggunakan kebanyakan Pasir dari pada semenya namun yang saya temukan berdasarkan gambar sama sekali tidak sesuai dengan adukan yang telah dirancanakan didalam RAB tersebut.

“Kuat dugaan bangunan Jalan Rabat Beton itu, dibangun tidak sesuai dengan RAB yang ada.Ini Dana Desa ada pertanggungjawabannya jadi tidak bisa main-main. Jangan dikira asal bangun tidak jelas pertanggung jawabannya,”.

Penelusuran Tim Editorlambar.Com menegaskan, akan tetap mengusut masalah ini, Dan kami akan tindak lanjuti untuk melaporkan kepihak penegak Hukum dan Para kades harusnya lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran.

“Apakah itu ADD,Dana Desa,Dana Hibah, Bansos, atau apapun itu karena setiap dana yang digunakan itu harus dipertanggungjawabkan penggunaannya,”.

Sampai berita ini ditayangkan, Kepala Desa yang dimaksut melalui via telpon enggan memberikan jawaban,sepertinya kebakaran Jenggot.

Diantara beberapa Desa Pembangunan Jalan Rabat Beton yang dikerjakan asal jadi, bahkan bahu jalan sudah hancur terkelupas, hanya ditimbun dengan batu koral kembali untuk mengelabui pandangan umum.

Berhubung lokasi Jalan Rabat Beton tersebut,tidak jauh dengan kecamatan menuju Pusat keramaian. Sehingga membuat masyarakat  yang lalu lalang melintas di Jalan Raya tepat di lokasi Jalan Rabat Beton tersebut, tentu menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat yang melintas di Desa itu.

Beraninya Kepala Desa memerintahkan pekerja mengerjakan Jalan Rabat Beton asal jadi, dengan Volume yang tidak sesuai dengan anggaran yang sudah ditentukan.

Menurut penuturan masyarakat Desa Setempat, terjadinya pengerjaan Jalan Rabat Beton dikerjakan Asal Jadi karena pengawasan dari pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan (BPM-P) Pemerintah Kabupaten Lambar tidak ada dilapangan. (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad