Ini Kata Parosil Upaya Masyarakat Menggiatkan Literasi Di Desa - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 06 Agustus 2018

Ini Kata Parosil Upaya Masyarakat Menggiatkan Literasi Di Desa


LAMBAR- Menggiatkan literasi di Indonesia masih menjadi tantangan, terutama di kawasan pedesaan, Hal ini terkait dengan minimnya akses terhadap buku yang menjadi salah satu faktor rendahnya minat baca.

Membaca-Menulis (literasi) merupakan salah satu aktifitas penting dalam hidup,sebagian besar proses pendidikan bergantung pada kemampuan dan kesadaran literasi,budaya literasi yang tertanam dalam diri peserta didik mempengaruhi tingkat keberhasilan baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Pilar prinsip pembelajaran ini sepenuhnya didasarkan pada kemampuan literasi pisa mendefinisikan bahwa literasi sains adalah kemampuan menggunakan pengetahuan sains.

Mengidentifikasi pertanyaan dan menarik kesimpulan berdasarkan bukti bukti dalam rangka memahami karakteristik sains sebagai penyelidikan  ilmiah.

kesadaran akan betapa sains dan teknologi  membentuk lingkungan material, intelektual dan budaya, serta keinginan untuk terlibat dalam isi-isu terkait sains sebagai manusia yang reflektif.

Literasi sains juga didefinisikan sebagai  pengetahuan, nilai-nilai dan kemampuan siswa saat ini yang dihubungkan dengan kebutuhan masa yang akan datang .

Melihat hal tersebut, beberapa pihak mencoba melakukan inisiatif untuk berkontribusi meningkatkan literasi masyarakat.

Beberapa di antaranya adalah Bupati kabupaten lampung barat ,HI. Parosil Mabsus,penggiat Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Mengatakan tentang pengalaman mereka dalam mendekatkan buku kepada masyarakat.

Pihaknya terus menggalakkan  pengenalan buku kepada masyarakat,menurutnya, perpustakaan memiliki peran yang penting dalam membangun literasi di suatu wilayah.

Oleh karena itu,memberdayakan perpustakaan di desa menjadi penting hal inilah yang kemudian membuat semua pihak terus bergerak dan besinergi mewujudkan cita-cita bersama menjadikan Lampung Barat sebagai kabupaten Literasi.

Dan merealisasikan Padang Tambak sebagai Pekon Literasi merupakan salah satu barometer keberhasilan penerapan perbup literasi sebagai panduan dalam mewujudkan Lambar kabupaten literasi.

Supaya agar perpustakaan menjadi sesuatu yang dapat ditonjolkan dari Desa Padang Tambak.“Sebab, perpustakaan menjadi sumber informasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Lanjud Bupati Parosil mabsus,upaya menggiatkan literasi tidak hanya berasal dari perangkat desa masyarakat sipil juga turut aktif dalam berkontribusi mengenalkan buku kepada masyarakat melalui TBM.

Artinya,apa saja upaya yang dilakukan TBM dipekon literasi di Padang Tambak Way Tenong untuk mendekatkan buku kepada masyarakat adalah upaya pertama yang dilakukan TBM.

Pendekatan itu dilakukan di  berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Mencintai buku tidak hanya ditanamkan semenjak dini tetapi juga bagaimana orang tua mengajarkan anak-anaknya agar senang membaca,” papar Parosil .

Ia menjelaskan, dalam menyaring informasi, anak-anak perlu memiliki figur yang tepat untuk mengajarkan mereka.

Orang tua jadi memiliki peran penting dalam kegiatan membaca anak-anak mereka. “Menggandeng orang tua untuk menanamkan cinta terhadap buku penting untuk mendampingi anak-anak dalam membaca,” tambahnya.

Dengan adanya TBM,menumbuhkan gemar membaca di lingkungan keluarga dengan melibatkan orang tua dan anak memang menjadi salah satu tujuan TBM,menggiatkan literasi di Indonesia memang masih menjadi tantangan.

Terutama akses terhadap informasi itu sendiri,di era digital seperti sekarang, upaya menggiatkan literasi menjadi tantangan yang lebih sulit.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus ,menjelaskan bahwa saat ini, semua orang bisa memproduksi informasinya sendiri berkat internet, semua orang bisa jadi pewarta.

 “Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang baik mengenai literasi, khususnya kepada generasi digital sebagai pengguna internet terbanyak,” jelasnya.

Seperti halnya di pekon Padang Tambak Jadi Percontohan Pekon Literasi,Alhamdulilah, penerapan perbup literasi No 19 tahun 2018 dan agenda pencanangan lambar kabupaten literasi beberapa waktu yang lalu perlahan mulai membuahkan hasil.

Kini berbagai komunitas dan jejaring literasi semakin tumbuh dan bermunculan,juga lahir nya puluhan taman/pojok baca di beberapa tempat di Lambar.

Hal itu dilakukan secara gotong royong oleh rakyat yang sadar.Tak hanya itu, saat ini,secara bersama, pekon literasi di Padang Tambak Way Tenong sedang proses pembangunan.

Mudah-mudahan tak lama lagi terwujud, kata Pria berjuluk Bupati lambar,Parosil Mabsus ini kepada Koran Editor, Selasa (7/8/2018).

Untuk itu, terkait pembangunan pekon liteasi, Parosil Mabsus, mantan Guru Honorer yang dipercaya mengemban amanah rakyat ini,mengucapkan terimakasih banyak kepada semua pihak.

Yang telah mendukung dan memfasilitasi perkembangan gerakan literasi di pekon padang tambak di way tenong lambar.

Baik itu para donatur, penggiat literasi semua tingkatan, relawan, aparatur pemerintahan, khusus nya bagi warga yang sudah ikhlas membantu pemerintah dengan menjadikan rumah pribadi nya sebagai lokasi Lamban Baca.

Terimakasih kepada ester Jusuf dengan rebung cendani nya,Camat Way Tenong, peratin padang tambak, Perpusda Lambar, relawan literasi, dan semua pihak terkait yang turut berpartisipasi.

Dan Ingat ya, perjuangan masih panjang, jagan ngoyo, masih ada hari esok, simpan đan pergunakan baik-baim energi kita dalam berliterasi di Lambar. Tetap semangat, dan jangan pernah lelah berbuat kebaikan kata almuni FKIP UNILA ini.

Gerakan literasi Lambar menjadi sarana advokasi dan edukasi untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya Manusia Lampung Barat yang pada keinginannya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang cerdas, inovatif, dan berpengetahuan.

Keseriusan dan komitmen tersebut juga sudah dituangkan lewat peraturan Bupati No.19 tahun 2018 semoga seluruh kabupaten kota se-Provinsi Lampung dapat mencontoh dan turut serta menjadikan daerahnya menjadi daerah literasi.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad