Buka Pelatihan Calon Paskibraka, Ini Pesan Asisten - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 02 Agustus 2018

Buka Pelatihan Calon Paskibraka, Ini Pesan Asisten



PESIBAR-Asisten bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat ,Ir.N.Lingga Kusuma ,M.P., Membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten pesisir barat 2018,Kamis (2/8/2018) yang bertempat di Hotel Kurma, Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah.


Ir.N.Lingga Kusuma ,M.P,menyampaikan pesan kepada Calon Paskibraka kabupaten pesibar untuk tekun dalam mengikuti petunjuk dan arahan dari pelatih atau instruktur selama dalam masa pemusatan pendidikan dan pelatihan,semoga nantinya sukses dan menghasilkan paskibraka yang akan mengharumkan kabupaten pesisir barat yang kita cintai ini.


“Ia juga meminta agar calon Paskibraka menjaga kesehatan selama mengikuti pemusatan pelatihan, Setelah selesai menjalankan tugas mulia yakni mengibarkan bendera ketika upacara detik-detik Proklamasi 17 Agustus nanti, kalian secara otomatis menjadi purna Paskibraka,” ucapnya.

Dengan menyandang itu, Saya minta agar kalian jaga perilaku dan mental. Karena, kalian saat ini telah menjadi tuntunan. Jadi berikanlah contoh yang baik dalam berperilaku sehari-hari,” pesannya.

Beberapa bulan lalu sudah kita lakukan penyeleksian Paskibraka dari setiap kecamatan,setelah seleksi tingkat kecamatan, barulah dilakukan seleksi di tingkat kabupaten,barulah kemudian terpilih calon paskibraka yang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Dia juga mengatakan masa pemusatan pelatihan ini dimulai sejak 1-18 Agustus 2018.kegiatan pemusatan sendiri dilatih dari instansi terkait, seperti kepolisian, TNI,.

Dirinya berharap para calon paskibraka mampu melewati pelatihan dan ketika melaksanakan tugasnya nanti berhasil dan tidak mengecewakan orang tuanya. Kalian adalah kebanggaan orang tua,maka jaga itu, jangan sampai membuat mereka kecewa,

Pemuda pemudi kabupaten pesisir barat yang mampu tampil melanjutkan kepemimpinan bangsa adalah para pemuda dan pemudi yang cerdas, terampil, berbudi pekerti yang luhur, memiliki ilmu pengetahuan yang luas, sehat rohani dan jasmaninya, beriman dan bertaqwa kepada allah swt, rukun satu sama lainnya serta memiliki semangat untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat.

kesemuanya itu tentunya melalui proses dan perjuangan sejak dini, karena selain memerlukan pengorbanan, juga memerlukan niat, tekad, semangat.

Dan kerja keras yang tinggi serta keuletan dan ketekunan dari para pemuda pemudi itu sendiri,karena indonesia merupakan negara yang besar baik dari segi wilayah, jumlah penduduk, sejarah maupun budayanya.  

oleh karenanya, hanya ditangan orang-orang yang cerdas, bersemangat dan berdedikasi yang tinggi yang dapat membawa perjalanan bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik, aman, damai dan rakyatnya yang sejahtera lahir dan batin.

Para pendahulu kita telah meletakkan pilar-pilar kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat menjadi penopang sumber bagi pembangunan dan kemajuan bangsa melalui pemahaman falsafah, ideologi dan dasar negara kita yaitu pancasila dan uud 1945.

Hadir dalam acara pembukaan pelatihan calon paskibraka ketua dan anggota DPRD kabupaten pesisir barat,unsur forkopimda kabupaten pesisir barat dan kabupaten lampung barat,sekretaris daerah, pejabat pimpinan tinggi pratama.

Pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat,adik-adik yang tergabung dalam purna paskibraka indonesia (ppi) kabupaten pesisir barat,para pelatih dan calon paskibraka kabupaten  pesisir barat tahun 2018.

Selanjutnya sebagaimana kita ketahui bersama bahwa bendera pusaka sang saka merah putih adalah sebutan bagi bendera Indonesia yang pertama.

Bendera pusaka pertama kali dinaikkan oleh para pejuang negara republik indonesia pada hari proklamasi kemerdekaan indonesia pada tanggal 17 agustus 1945.

Bendera pusaka dijahit oleh istri bapak ir.soekarno yaitu ibu fatmawati. dengan desain bendera berdasarkan bendera majapahit pada abad ke-13,yang terdiri dari sembilan garis berwarna merah dan putih tersusun secara bergantian.

Bendera pusaka pertama dinaikkan di rumah bapak ir. soekarno di jalan pengangsaan timur 56, Jakarta setelah  presiden soekarno membacakan proklamasi .(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad