Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pemerintah Bagun Gedung Baru Puskesmas Rawat Inap - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 15 Juli 2018

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pemerintah Bagun Gedung Baru Puskesmas Rawat Inap



LAMBAR-Dengan meningkatnya anggaran DAK Bidang Kesehatan Tahun 2017 untuk kegiatan fisik dan nonfisik, diharapkan dapat mendukung pembangunan kesehatan di daerah yang sinergis.


Dengan prioritas nasional. Pengalokasian DAK Bidang Kesehatan ini, tidak untuk mengambil alih tanggung jawab Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan pembiayaan pembangunan kesehatan di daerah.

Sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.


Dalam konsep pembangunan nasional, Kementerian Kesehatan bertanggung jawab melaksanakan Program Indonesia sehat yang bertujuan untuk yang pertama.

Meningkatkan pengetahuan, kemauan,dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam lingkungan hidup yang sehat agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya perilaku hidup sehat.

Sehingga terwujudnya bangsa yang mandiri, maju dan sejahtera,terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya.


Pelaksanaan program Indonesia Sehat ini memerlukan kerangka regulasi dan kebijakan pembiayaan pembangunan kesehatan yang komprehensif antar pemerintahan dan masyarakat.

Mempertimbangkan tanggung jawab pengelolaan DAK Bidang Kesehatan berada di tangan Bupati/Walikota yang secara teknis dilaksanakan oleh Kepala Dinas Kesehatan dan atau Direktur Rumah Sakit Daerah.

Maka Kementerian Kesehatan menyiapkan pilihan kegiatan  yang perlu dilakukan,agar tujuan pembangunan kesehatan secara nasional dapat tercapai.

Untuk itu, prinsip-prinsip tata kelola yang baik (Good Governance ) yakni transparan, efektif, efisien, akuntabel dan tidak duplikasi dengan sumber pembiayaan lainnya; harus menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh para pelaksana pembangunan kesehatan di daerah.

Petunjuk Operasional merupakan pedoman penggunaan DAK Fisik Bidang Kesehatan Tahun 2017 yang berisi penjelasan rinci kegiatan pemanfaatan DAK Fisik Bidang Kesehatan. Untuk DAK Fisik terdiri dari DAK Fisik Afirmasi Bidang Kesehatan,.

DAK Fisik Penugasan Bidang Kesehatan, dan DAK Fisik Reguler Bidang Kesehatan yang meliputi Subbidang Pelayanan Kesehatan Dasar, Subbidang Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Subbidang Pelayanan Kefarmasian dengan tujuan umum.


Mendukung daerah dalam penyediaan dana pembangunan bidang kesehatan untuk mencapai target prioritas nasional bidang kesehatan .  

Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat yang sesuai standar di RS Rujukan Nasional, Regional, Provinsi dan RS Daerah Prioritas,meningkatkan ketersediaan Rumah Sakit Kelas D Pratama c.

Meningkatkan ketersediaan sarana, prasarana dan alat di puskesmas yang memenuhi standar; d meningkatkan jumlah puskesmas dengan ketersediaan obat dan vaksin esensial e.

Meningkatkan jumlah Instalasi Farmasi Kabupaten/Kota yang melakukan manajemen pengelolaan obat dan vaksin sesuai standar.

Sasaran Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota, beserta Unit Pelaksana  Teknis (UPT)- nya termasuk puskesmas di daerah terpencil,tertinggal dan kepulauan.


Rumah Sakit Daerah Non-Rujukan Nasional/Regional/Provinsi dan Rumah Sakit Daerah Non Rujukan Rumah Sakit Kelas D Pratama.

Ruang Lingkup Ruang lingkup penggunaan DAK Fisik Bidang Kesehatan Tahun 2017 diarahkan untuk kegiatan DAK Fisik Afirmasi Peningkatan atau pembangunan puskesmas perbatasan, termasuk peralatan dan prasarana puskemas.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Bersama Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin  beserta Rombongan Jumat 13/07/2018 mengikuti senam bersama ibi-ibu PKK Kecamatan Tembelang Kecamatan Bandar Negeri Suoh.dilanjutkan dengan gontong royong bersama masyakarat setempat.

Setelah gontong royong Bupati Lambar beserta rombongan melanjutkan perjalanan meninjau dan peletakan Batu untuk pembangunan POM Bensin di Pekon Gunung Ratu BNS.Kemudian Bupati bersama rombongan.

Lanjut ke acara peletakan Batu Pertama Gedung Baru Puskesmas Rawat Inap Sri Mulyo Kecamatan Suoh ,Yang Di Lakukan Oleh Bupati  Lambar Parosil Mabsus di damping oleh Wakil Bupati  Lambar Drs. Mad Hasnurin, Kadiskes Paijo, Kepala OPD, Unsur Muspika, Kepala UPTD Puskesmas dan lainnya, Jumat 13/07/18, Di Sri Mulyo Di Kecamatan Suoh  Kabupaten Lambar.

Kepala Dinas Kesehatan Paijo menyampaikan 2017 Pemda Lambar mendapat anggaran melalui Dinas Kesehatan  Kabupaten Lampung Barat berupa DAK fisik dan non fisik.

Khusus Untuk DAK Fisik Ada 8  Puskesmas Yang Di Bangun Seperti Sri MulyoSelain Pembangunan Fisik Berupa Gedung Puskesmas Baru Siangnya Akan Di Lanjutkan Peletakan Batu Pertama Di Bandar Negri Suoh. “Selain itu  ada pembangunan 4 rumah dinas dokter dan para medis dan 7 pembangunan Sumur Bor.

Dan juga pengadaan motor sebanyak 34 dan lain sebagainya”, Selanjutnya di kecamatan Sri Mulyo ini terdapat 3 kegiatan pembangunan gedung induk, pembangunan perumahan dokter dan sumur Bor.

Lanjut Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan keberhasilan dari pada pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi harus bersinergi dan harus mendapat dukungan daripada masyarakat setempat.

“Saya pernah memberitahu bapak kadiskes bagaimanapun bentuknya masyarakat harus diajak dan diberikan informasi bahwa pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas sri mulyo ini suka tidak suka pasti akan terganggu karena kita akan membangun gedung baru.

Jadi meskinya masyarakat di undang supaya tahu bahwa memang puskesmas sri mulyo ini dalam tahap pembangunan sehingga pelayanan yang mungkin waktu itu sudah baik karena tempatnya di pindahkan atau gedungnya masih dalam pembangunan otomatis pelayanannya akan terganggu sehingga.

Dengan harapan tidak ada lagi bahwasanya masyarakat mengetahui bahwa puskesmas ini kurang baik serta mengetahui bahwa masih dalam rangka pembangunan”, Ungkapnya.

Selanjutnya oleh karna itu kepada warga masyarakat Sri Mulyo bersyukurlah dengan adanya pembangunan puskesmas ini,  tentunya untuk memenuhi pelayan kesehatan masyarakat semoga pembanguan ini cepat selsai dan dapat  digunakan oleh masyarakat.

Masih kata Bupati mengatakan sebagai warga masyarakat kita merasa banga atas di bangunnya puskesmas rawat inap.

Sehingga masyarakat khususnya kecamatan Bandar Negri Suoh dan sekitarnya tidak perlu jauh-jauh jika harus berobat dan rawat inap dengan demikian pembangunan ini milik kita semua dan bukan milik pemda saja dan karenanya dalam pemberian pelayanan harus baik dan di tingkat kan lagi.

Pembangunan sarana kesehatan pada hari ini menjawab adanya kemajuan dalam bidang kesehatan apa yang kita kerjakan sekarang ini akan memajukan yang akan datang oleh sebab itu bupati ingatkan kepada jajaran pemkab agar jangan hanya gedung saja yang bangun.

Akan tetapi SDM Pegawai serta pelayananya harus di tingkatkan sehingga memiliki syarat akreditasi yang pada akhirnya masyarakat yang sakit menjadi sehat.

Selanjutnya Bupati Berserta rombongan melanjutkan perjalanan meninjau Lokasi Pembangunan GSG di Pekon Tugu Ratu Kecamatan Suoh sekaligus safari Jumat di Pekon Sidorejo.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad