Tiga Tempat Wisata Legendaris Di Garut Yang Wajib Dikunjungi - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 07 Juli 2018

Tiga Tempat Wisata Legendaris Di Garut Yang Wajib Dikunjungi



GARUT-Berlibur di Kabupaten Garut,jangan lewatkan tiga tempat wisata legendaris yang kini mulai terlupakan tempat-tempat wisata ini cocok untuk menenangkan pikiran dan berakhir pekan.

Tiga tempat wisata itu adalah pemandian air panas Cipanas,Situ Bagendit dan SituCangkuang ,meskipun kini tak banyak dikunjungi wisatawan karena banyak objek wisata baru,namun tiga objek wisata ini tetap bisa jadi andalan travelers menghabiskan akhir pekan.

Wisata Air Panas Cipanas,siapa yang tak kenal dengan objek wisata yang satu ini,wisata Cipanas sejak dulu menjadi andalan para pelancong menghabiskan akhir pekan.

Air panas jernih yang bersumber dari kawasan Gunung Guntur menjadi andalan kawasan wisata ini selain dapat berenang, wisatawan biasanya memilih kamar rendam untuk rileksasi.

Panorama Gunung Guntur yang menjadi latar objek wisata Cipanas juga menjadi daya tarik tersendiri di tempat ini. suhu udara yang dingin juga menjadikan tempat wisata ini berbeda dari yang lain.

Objek wisata ini terletak di kawasan Cipanas,Kecamatan Tarogong Kaler ditempuh sekitar 45 menit dari perbatasan Garut dengan Bandung.

Objek wisata Cipanas kini tak lagi banyak dikunjungi seperti dahulu, kehadiran objek wisata air baru di Garut seperti kawasan pemandian Darajat membuat eksistensi Cipanas berkurang.

Namun tenang saja, Cipanas tetap jadi tempat wisata andalan yang wajib dikunjungi travelers saat berlibur di Garut.

Situ Bagendit yang terletak di kawasan Kecamatan Banyuresmi merupakan kawasan wisata legendaris yang tentunya masih wajib traveler kunjungi jika bertandang ke Garut.

Wisata Situ Bagendit merupakan sebuah kawasan wisata berbentuk danau keunikannya, wisatawan bisa berkeliling di atas perairannya dengan menggunakan perahu bambu atau rakit, sosoangan dan sepeda air.

Di pinggiran danau terdapat pepohonan rindang yang biasa dimanfaatkan wisatawan untuk berteduh dan makan bersama beralaskan tikar atau penduduk setempat menyebutnya Botram.

Yang menjadi favorit dari Situ Bagendit adalah es kelapanya,es kelapa di Situ Bagendit berasa istimewa saat disantap karena cuaca di kawasan tersebut biasanya panas, terutama saat siang hari.

Meski kini eksistensi Situ Bagendit mulai tergerus, namun pesona dan keindahannya selalu jadi pilihan masyarakat.

Sama dengan Situ Bagendit,Situ Cangkuang merupakan sebuah tempat wisata berbentuk danau yang kerap dikelilingi wisatawan dengan menggunakan rakit, sosoangan atau sepeda air biasa.

Namun, yang menjadi daya tarik dari kawasan wisata ini adalah sebuah situs kepurbakalaan yang letaknya persis di tengah-tengah danau.

Ada tiga situs kepurbakalaan yang berhasil ditemukan di kawasan tersebut, yakni candi, makam serta kampung adat pemukiman masyarakat dahulu.

Candi itu terkenal dengan nama Candi Cangkuang,candi tersebut merupakan peninggalan kerajaan Hindu di tanah pasundan.

Tepat disamping candi, terdapat sebuah makam yang dilapisi batu,makam tersebut merupakan makam dari Arif Muhammad, penyebar agama Islam yang wafat di kawasan Cangkuang.

"Tempat wisata ini sangat cocok untuk dijadikan wisata religi sekaligus wisata rekreasi wisatawan bisa belajar toleransi antar agama di sini," ujar pengurus Situ Cangkuang Zaki Munawar  kepada tim Editor .

Kini wisata Situ Cangkuang tak setenar dulu,keindahannya tertutup oleh sinar sejumlah tempat wisata baru seperti Leuwi Oko, Darajat serta TWA Papandayan.

Meski begitu, tempat wisata ini kerap ramai dikunjungi wisatawan terutama saat libur panjang,Beberapa pelajar dan mahasiswa juga kerap datang ke tempat ini untuk melakukan study tour. (Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad