Pemprov Evaluasi Pekon Di Lambar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 31 Juli 2018

Pemprov Evaluasi Pekon Di Lambar



LAMBAR-Pekon Mutar Alam Kecamatan Way Tenong, merupakan hasil penilaian evaluasi ditingkat propinsi lampung,dimana pekon ini berhasil menunjukan bahwa program-program pembangunan yang telah dilaksanakan mendapat respon dan dukungan dari masyarakatnya.

Peran serta masyarakat itu terbukti setiap ada program masyarakatnya berpartisipasi melalui peningkatan swadaya.

Kegiatan yang dilaksanakan secara menyeluruh itu merupakanm sarana bagi pemerintah propinsi untuk mengukur,mengevaluasi hasil-hasil pembangunan yang dilaksanakan oleh pekon/desa,dalam evaluasi perkembangan pekon.


Ada dua kegiatan inti yang dilakukan yaitu evaluasi dan penilaian. Aspek yang dinilai dan dievaluasi adalah perkembangan pembangunan atas usaha pemerintah bersama-sama dengan masyarakat pekon. 
 
Dari hasil penilaian yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu,  Pekon Semarang Jaya Kecamatan Air Hitam terpilih sebagai juara dan berhak mewakili Lambar pada evaluasi perkembangan pekon tingkat Provinsi Lampung.

Keberhasilan itu,ujar wakil Bupati Mad Hasnurin,mengatakan bahwa program-program pembangunan yang dilaksanakan mendapat respon dari masyarakatnya.

Hal ini ditunjukkan dengan kepedulian masyarakat untuk mendukung setiap program yang ada dengan ikut membantu pemerintah melalui peningkatan swadaya masyarakat.


Mengenai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai oleh masyarakat pekon Mutar Alam Kecamatan Waytenong ini adalah bukti diraihnya gelar juara pada evaluasi perkembangan pekon tingkat propinsi yang selanjutnya akan mewakili kabupaten lampung barat.

Dalam evaluasi perkembangan pekon tingkat propinsi  lampung yang pada hari ini akan dievaluasi,ungkapnya.

Wabup menambahkan, evaluasi perkembangan pekon ditingkat provinsi ini diharapkan hasilnya nanti dapat menjadi salahsatu tolok ukur dari keberhasilan pembangunan dipekon dalam berbagai bidang terutama bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

Hasil lomba ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan sebagai upaya untuk pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Lambar.


Selain itu, juga dapat dijadikan sebagai bahan pelajaran bagi jajaran Pemkab Lambar untuk upaya peningkatan kedepanya.

Dalam acara tersebut dihadiri Gubernur Lampung yang di wakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik heresia Sormin, SH..

Beseta Tim Penilai Lomba Pekon dan BUMdes, Wakil Bupati Lambar Drs. Mad Hasnurin, Ketua TP PKK Lambar Partinia Parosil,  Kepala OPD Lambar , Unsur Forkompinda, Unsur Muspida dan Undangan Lainnya.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan,Hukum  dan Politik Theresia Sormin, SH menyampaikan terkait dengan evaluasi terhadap efektivitas penyelenggaraan pemerintah desa maka pemerintah menerbitkan permendagri.


No.81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan  evaluasi ini guna  mengetahui efektivitas dan status perkembangan serta tahapan kemajuan desa atau pekon.

Melalui instrument ini dapat menilai serta menentukan status tertentu dari pencapain hasil tingkta perkembangan desa dalam peneyelenggaraan pemerintah kewilayahan dan kemasyarakatan.

Salah satu tahapan dalam rangka evaluasi adalah perlombaan desa, meliputi bidang pemerintahan , bidang kewilayahan ,dan bidang kemasyarakatan desa dengan 69 indikator penilaian.

Di kabupaten lampung barat, pelaksanaan evaluasi perkembangan pekon dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diikuti oleh 15 pekon yang mewakili 15 kecamatan yang ada di lampung barat.

Dari hasil penilaian yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu, maka pekon mutar alam kecamatan way tenong terpilih sebagai juara dan tentunya berhak mewakili kabupaten lampung barat pada evaluasi perkembangan pekon tingkat propinsi lampung.

Pihaknya berharap bahwa evaluasi perkembangan  pekon yang dilaksanakan selama ini bukan hanya sekedar menjalankan amanat peraturan menteri dalam negeri saja.

Tetapi evaluasi perkembangan pekon ini hendaknya benar-benar dapat kita jadikan sebagai salah satu tolak ukur dari keberhasilan pembangunan di pekon/desa dalam berbagai bidang terutama bidang pemerintahan.

Pembangunan dan kemasyarakatan. disamping itu dari perlombaan ini dapat dijadikan acuan oleh pemerintah daerah dalam menentukan prioritas pembangunan dalam rangka pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten Lambar.

Selanjutnya perekonomian lambar didominasi sektor pertanian mencapai 59 % lebih dan dikabupaten lambar dengan luasan lahan budidaya yang sangat sempit angka kemiskinan mencapai 13,46%.

Berdasarkan perhitungan indeks kemajuan desa Provinsi Lampung tahun 2017 Kabupaten Lambar masih terdapat 19 Pekon tertinggal menjadi pengembangan BumPekon sebagai lumbung ekonomi pedesaan.

Dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah merupakan ekonomi pedesaan dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah merupakan suatu hal yang penting.

Untuk itu dari 131 Bumpekon yang ada di kabupaten Lambar diharapkan juga akan menunjang target kinerja Bupati Lambar 2017-2022 dengan Pitu program unggulan dimana terdapat 3 target kinerja terhadap Bumpekon yaitu adanya BumPekon  yang mengelola Pekon wisata ,yang memiliki unit usaha pemasaran kopi dan mengelola lumbung padi . (Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad