Mantap Ini Kata Bupati Lambar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 21 Juli 2018

Mantap Ini Kata Bupati Lambar



LAMBAR-Kopi robusta adalah salah satu jenis tanaman kopi dengan nama ilmiah Coffea canephora. Nama robusta diambil dari kata “Robust“, istilah dalam bahasa Inggris yang artinya kuat.sesuai dengan namanya, minuman yang diekstrak dari biji kopi robusta memiliki cita rasa yang kuat dan cenderung lebih pahit dibanding arabika.


Masih kata bupati Parosil Mabsus menambahkan,biji kopi robusta banyak digunakan sebagai bahan baku kopi siap saji (Instant) dan pencampur kopi racikan (Blend) untuk menambah kekuatan cita rasa kopi,selain itu, biasa juga digunakan untuk membuat minuman kopi berbasis susu seperti capucino, cafe latte dan macchiato.

Lanjut bupati,biji kopi robusta dianggap inferior dan dihargai lebih rendah dibanding arabika,secara global produksi robusta menempati urutan kedua setelah arabika.Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi robusta terbesar di dunia,sebagian besar perkebunan kopi di negeri ini ditanami jenis robusta, sisanya Arabika, Liberika Dan Excels.


Sebagai salah satu upaya mempromosikan kopi robusta Lampung kepada masyarakat nusantara dan internasional, Pemkab Lampung Barat menggelar Festival Kopi 2018, di Kampung Kopi di Pekon Rigisjaya Kecamatan Airhitam yang dijadwalkan selama tiga hari,Sabtu-Senin (21-23/7).

Dengan demikian,indonesia dikenal sebagai produsen kopi terbesar ke empat dunia,sementara itu Provinsi Lampung adalah sentra penghasil kopi robusta di Indonesia dengan produksi mencapai 91 ribu ton lebih. Produksi kopi robusta Lampung terkonsentrasi di 5 kabupaten yaitu kabupaten Lampung Barat, Kabupaten tanggamus, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Pringsewu.

Sebagai kabupaten penghasil kopi robusta tersebar di Provinsi Lampung, luas areal perkebunan kopi Lampung Barat seluas 53.976 Ha dengan produksi mencapai 57.664 Ton. Kopi Robusta Lampung Barat telah memiliki sertifikasi indikasi geografis dari Ditjen HAKI Kemenkumham pada tanggal 13 Mei 2014 dengan nama ‘Kopi Robusta Lampung’ bersama dengan Kabupaten Way Kanan dan Tanggamus,” terangnya.

Lanjut dia, geliat dunia perkopian di tanah air yang akhir- akhir ini berkembang sangat pesat membawa semangat tersendiri bagi petani kopi di Indonesia.

Sebagai penghasil kopi terbesar kedua di Indonesia maka peluang ini menjadi tantangan sendiri bagi provinsi Lampung dalam mengangkat citra kopi robusta Lampung dikancah nasional dan internasional.

”Kegiatan Festival Kopi Lampung Barat diharapkan dapat menjadi suatu branding strategy dalam mengangkat citra kopi robusta Lampung,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk rangkaian-rangkaian acara seperti Seminar, di tengah tengah industri kopi yang terus bergeliat masih banyak tantangan yang dihadapi dan juga peluang bagi pelaku usaha kopi baik petani maupun pengusaha.

Untuk itu Seminar dengan Tema ‘ Tantangan dan peluang dalam pengembangan kopi robusta’ akan mampu menjawab tantangan dan peluang dalam mengembangkan kopi robusta kedepan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat .

Selain itu untuk memotivasi peningkatan inovasi kopi Lambar, juga digelar barista competition – lomba uji cita rasa kopi Akan diadakan lomba Uji Cita Rasa Kopi khususnya Robusta Lampung Barat dengan mengajak Barista-Barista yang ada di Indonesia.

Kemudian lomba lukis ampas kopi Sebuah karya seni yang menggunakan bahan limbah ampas kopi dimana lampung barat adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia,dengan adanya lomba ini diharapkan khususnya pada anak muda dikabupaten lampung barat (Lambar) dapat mengembangkan potensi yang dimiliki.(Editorlambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad