Landas Pacu Bandara Taufiq Kiemas Di Lampung Diperpanjang - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 06 Juli 2018

Landas Pacu Bandara Taufiq Kiemas Di Lampung Diperpanjang


PESIBAR- Sekadar informasi, Kabupaten Pesisir Barat berjarak 250 km dari Bandar Lampung, ibu kota Provinsi Lampung. Apabila ditempuh melalui transportasi darat, lama perjalanan mencapai 6 jam. Namun, apabila melalui transportasi udara, dapat ditempuh dengan 30 menit penerbangan.

Sejak 2014 sampai dengan Desember 2016, Bandara Taufiq Kiemas melayani penerbangan perintis dengan rute Bengkulu-Krui-Tanjungkarang dan Palembang-Krui-Tanjungkarang oleh maskapai Susi Air.

Namun, penerbangan perintis itu tidak dapat berkembang, sehingga penerbangan perintis Susi Air berhenti beroperasi. Nama Taufiq Kiemas, yang terakhir menjadi Ketua MPR, digunakan untuk bandara tersebut, karena memang memiliki darah dari Pesisir Barat.

Bupati kabupaten pesisir barat (Pesibar)Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, SH, MH.,mengatakan perpanjangan landas pacu tersebut bertujuan membuka aksesbilitas, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat Di sini terdapat potensi turis yang luar biasa karena mempunyai tempat surfing terbaik kedua di dunia, setelah Hawai.
Apabila menjadi destinasi turis asing, daerahnya akan kian berkembang, dan ekspor ikan juga meningkat.

Masih kata Bupati perpanjangan landas pacu saja tidak cukup untuk menarik maskapai dan turis untuk datang. Menurutnya, masyarakat sekitar juga dituntut harus sadar wisata agar industri pariwisata dapat berkembang katanya kepada Editor lambar.

Kamis (5/7)Bupati Agus Istiqlal bertemu Presiden Jokowi dibogor bersama 18 Bupati lainnya yang tergabung dalam Apkasi (Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia) ke Istana Bogor,Bupati Agus Istiqlal bertemu langsung dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas Realisasi Pembangunan dari Anggaran APBN yakni Perpanjangan Landasan Pacu Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Krui dan Realisasi Pembangunan Kabel Listrik PLN bawah Laut di Pulau Pisang.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad