Konferensi PWI Lambar Ke IV - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 19 Juli 2018

Konferensi PWI Lambar Ke IV



LAMBAR-Tujuan PWI adalah Tercapainya cita-cita bangsaIndonesia sebagaimana diamanatkan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945,Terwujudnya kehidupan Pers Nasional yang merdeka, professional.

Bermartabat,dan beradab Terpenuhinya hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar,terwujudnya  tugas pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan public .


PWI beranggotakan Wartawan yang melaksanakan kegiatan jurnalistik dan orang yang berjasa kepada organisasi,oleh keanggotaan bersifat stelsel aktif,organisasi aktif merekrut anggota.Keanggotaan PWI terdiri atas.

Anggota muda,Anggota Biasa,Anggota Luar Biasa, Anggota Kehormatan,dengan Syarat-syarat  menjadi Anggota muda adalah,Bekerja sebagai wartawan pada perusahaan media yang berbadan hokum,tidak pernah dihukum oleh pengadilan karena melakukan tindak pidana yang bertentangan dengan martabat dan profesi kewartawanan.

Artinya untuk menjadi Anggota Biasa PWI seseorang harus memenuhi persyaratan mempunyai sertifikat Kompetensi atau dinyatakan Kompeten oleh PWI propinsi/pusat,Sudah  menjadi  Anggota muda .

PWI  selama 2 (dua) tahun,mengajukan permohonan peningkatan status keanggotaan,menjalankan profesi kewartawanan secara aktif, Bekerja  pada perusahaan media yang berbadan hukum.


Tidak dinyatakan bersalah oleh pengadilan negeri karena melakukan tindak pidana yang bertentangan dengan martabat dan profesi kewartawanan dan asas serta tujuan PWI. 

Anggota PWI dilarang menjadi anggota organisasi wartawan lainnya yang berbadan hukum di tingkat nasional dan daerah,anggota Biasa berhak, menghadiri Konferensi Provinsi/Kabupaten/Kota dan Konferensi Kerja Provinsi/Kabupaten/Kota.

Mengemukakan pendapat serta mengajukan usul dan saran, memilih dan dipilih menjadi pengurus jika memenuhi persyaratan,memberikan suara pada pengambilan keputusan yang dilakukan melalui pemungutan suara.

Anggota Muda, Anggota Luar Biasa, dan Anggota Kehormatan dapat diundang menghadiri Kongres, Konferensi Provinsi/Kabupaten/Kota, dan Konferensi Kerja Provinsi/Kabupaten/Kota, serta dapat  mengemukakan pendapat dan mengajukan usul atau saran.

Setiap Anggota PWI berhak memperoleh bantuan hukum atas perkara yang dihadapi berkenaan dengan profesi kewartawanannya.

Tentunya perlu diketahui jika memang ada perubahan-perubahan pada Peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD/PRT) PWI. Karena PD/PRT merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan Konferkab.

Pemilihan ketua PWI menjadi sebuah upaya konsolidasi, penataan dan optimalisasi sumberdaya manusia organisasi.

Selain itu dapat menjadikan upaya pembelajaran dan pencerdasan untuk meningkatkan motivasi pengurus PWI kabupaten lampung barat untuk bisa menjadikan organisasi ini sebagai bagian dari tugas-tugas yang dijalani sebagai wartawan, khususnya dikabupaten lambar .

Ke depan, peran PWI sebagai organisasi wartawan sangat penting, baik sebagai agen perubahan maupun dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Mengingat baru-baru ini telah dilaksanakan Konferensi kerja Nasional,tentunya perlu diketahui jika memang ada perubahan-perubahan pada Peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PD/PRT) PWI. Karena PD/PRT merupakan pedoman utama dalam pelaksanaan Konfercab.

Wartawan perlu terus belajar dan belajar karena hanya wartawan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan menulis yang bisa memberikan inspirasi dan kemaslahatan bagi banyak orang.

Karya jurnalistik wartawan yang baik adalah karya yang dapat memberi manfaat bagi banyak orang Karya jurnalistik seperti itu hanya bisa dihasilkan oleh wartawan yang profesional dan memiliki kompetensi

Sebagai organisasi kewartawanan tidak boleh meminta bantuan atau sumbangan dari pihak mana pun untuk alasan meningkatkan kesejahteraan wartawan, hanya boleh menerima bantuan bila bantuan tersebut semata-mata untuk meningkatkan pengetahuan dan profesionalisme wartawan dan uji kompetensi.

Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Ke-5 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Liwa, Kamis (19/7/2018). Acara sekaligus dibuka Oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Dan Dihadiri oleh Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin.

Serta Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar, SE.,Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan H.Yulizar Kundo, Wakil Sekertaris Zahri Basran, Sekertaris Hermansyah S, Anggota DPRD, Asisten Bidang Pemerintahan Dan Perekonomian Ir.Natadjudin Amran, Forkopimda,  Beberapa Kepala OPD, Dan Rekan –Rekan Wartawan.


Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus Menyampaikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) adalah sebuah organisasi profesi yang merupakan suatu wadah tempat bernaungnya para insan pers atau wartawan dalam menjalankan profesinya. Profesi wartawan, adalah profesi yang penuh dengan  tantangan  dan resiko, namun mulia, karena profesi ini bersandar pada upaya menyampaikan, menyebarluaskan dan mengkomunikasikan kebenaran kepada masyarakat.

Selanjutnya  tanpa kerjasama dari segenap komponen masyarakat khususnya kalangan pers, maka pelaksanaan pembangunan di lampung barat akan berjalan biasa -biasa saja, sementara kita menginginkan laju pembangunan bergerak dengan cepat.

Dan berlangsung secara sehat dan dinamis dan tentunya dukungan peran serta insan pers sangat besar dalam menyampaikan dan menyebarluaskan hasil-hasil dan pelaksanaan pembangunan di lampung barat ini.

Tugas dan tanggung jawab insan pers di dalam menginformasikan program-program pembangunan pemerintah daerah sangat diperlukan sekaligus memantapkan posisinya sebagai mitra bagi pemerintah daerah untuk mendukung suksesnya pelaksanaan program pembangunan. 
 
Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Nizwar,SE.,menyampaikan konferkab PWI Lambar yang kita selenggarakan ini merupakan lembaga permusyawaratan tertinggi ditingkat kabupaten atau kota setelah konferensi provinsi, yang diwajibkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga PWI.

Terus konferensi ini ,kita jadikan momentum yang sangat tepat untuk mengavaluasi tentang program yang telah dilaksanakan maupun yang belum, hal ini guna menjadi bahan untuk penyusunan program yang akan datang. 

“Berkaitan dengan penyusunan program kerja tersebut, kami mengharapkan kepada anggota PWI yang mengikuti konferensi hari ini, agar tidak mulu –muluk ,tetapi realistis dan yang terpenting adalah tepat guna bagi kelanggengan pembangunan kabupaten Lambar”,harapnya.

Kemudian perubahan dalam bidang teknologi informasi pun terjadi setiap saat. Hanya orang-orang yang mampu mengantisipasi dan mengikuti perkembangan dan perubahan yang akan bertahan. 

Wartawan dalam menjalani tugas profesinya harus terus berinovasi. Karena inovasi merupakan salah satu ciri provesioanal, selain menunjukkan komitmen pada kualitas.

Ketua PWI  Kabupaten Lampung Barat Vicky Andreas F menyampaikan diakhir masa jabatannya , PWI Kabupaten Lambar periode 2015-2018 masih memiliki satu tugas terakhir yang harus diselesaikan.

Yaitu menghantarkan PWI Lambar hingga pada tingkat konferensi sebagai lembaga permusyawaratan tertinggi yang kemudian memilih dan menetapkan para kader-kader terbaik PWI Lambar untuk melanjutkan estafet kepemimpinan tiga tahun mendatang.

Selanjutnya dalam perjalanannya kepengurusan PWI Lambar periode 2015-2018 sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan didirikannya PWI, salah satunya adalah dengan mengembangkan profesionalisme dan kompetensi wartawan, sehingga dapat dengan baik.

Memberikan hak publik memperoleh informasi yang tepat, akurat, dan benar. Saat ini , PWI Lambar telah memiliki 16 orang yang telah dinyatakan berkompeten oleh dewan pers dan PWI pusat berdasarkan hasil uji kompetensi wartawan. Pihak mengharapkan kedepan akan lebih banyak lagi wartawan lambar yang menyandang status kompeten.(Editorlambar.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad