Ini Kata Sekdakab Lambar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 09 Juli 2018

Ini Kata Sekdakab Lambar



LAMBAR-Dinkes Lambar Gelar Advokasi Measles Rubella (MR) demi mendukung keberhasilan pelaksanaan kampanye dan introduksi imunisasi Measles Rubella (MR), Dinas Kesehatan kabupaten lampung barat (Lambar)menggelar pertemuan Advokasi, Sosialisasi, dan Koordinasi,target kita tahun 2020 Indonesia bebas dari campak dan RM. 2020 itu tinggal 2 tahun lagi oleh karena itu kita harus gencar menjalankan strategi-strategi untuk mewujudkan visi tersebut.

Acara ini digelar mengingat,komitmen Indonesia dalam mengeliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit Rubella atau kecacatan bawaan akibat rubella (Conginital Rubella Syndrome atau CRS) tahun 2020.

Karena, berdasarkan Hasil surveilans dan cakupan imunisasi maka imunisasi campak rutin saja tidak cukup  untuk mencapai eliminasi campak “Untuk itu diperlukan kampanye pemberian imunisasi vaksin MR pada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun”.

Dengan ini,pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kesehatan Menggelar Advokasi Dan Sosialisasi Dalam Rangka Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella(MR) Tahun 2018 di Aula PKK, Senin (9/7/2018).

Acara tersebut juga dilaksanakan  penanda tangan komitmen bersama dukungan pelaksanaan imunisasi measles rubella(MR) Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir SH  bersama Dinas  Kesehatan Provinsi Lampung.

Acara yang di hadiri oleh Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir,S.H, dan dihadiri Kasi Surveilans dan imunisasi Dinkes Provinsi Lampung Yeni Ekawati,S.Kep.M.Kes, PKK, Ketua Dharma Wanita, Kepala Kantor Departemen Agama Mohmmad Suhanda, GOW, Organisasi Profesi dan peserta Advokasi sosialisasi.

Sekdakab Lambar Akmal Abdul Nasir, S.H., Menyampaikan indonesia berkomitmen untuk mencapai eliminasi campak (Measles) dan rubella pada tahun 2020,maka dilakukan strategi nasional melalui beberapa kegiatan salah satunya pemberian imunisasi tambahan campak dan rubella atau imunisasi MR dilaksanakan diseluruh provinsi se-indonesia dengan 2 fase.

Fase 1 dilaksanakan pada tahun 2017untuk daerah dipulau jawa, fase II dilaksanakan pada tahun 2018 diseluruh daerah diluar pulau jawa termasuk kabupaten Lambar.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui batuk dan bersin yang bisa menyebabkan radang paru, radang otak, kebutaan bahkan dapat menyebabkan kematian. penyakit ini dapat berpotensi menjadi wabah apabila cakupan imunisasi rendah dan kekebalan kelompok tidak terbentuk",ungkapnya.

Sementara  rubella adalah penyakit yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang dapat mengakibatkan kelainan mata, kelainan jantung, tuli, kerusakan jaringan otak, dan keterlambatan perkembangan.

"Menjaga anak adalah membuat anak tetap sehat, ini adalah tugas setiap orang tua dan juga tugas dari negara, kita didik, kita jaga dan kita ayomi terutama menjaga mereka dari berbagai penyakit yang berbahaya dan mematikan seperti campak dan rubella yang sudah terbukti dan diketahui diseluruh dunia. karena itu,dilaksanakannya imunisasi nasional.

Agar anak-anak kita bisa bebas dari campak dan rubella, ingat bahwa imunisasi ini bukan hal baru dan kita sudah pernah berhasil melakukannya untuk cacar, polio dan tetanus. jadi saya percaya, saat ini dengan niat yang baik kita juga insya allah bisa melaksanakan dan berhasil untuk melakukan imunisasi campak dan rubella",ujarnya.

Kepada semua pihak terkait agar semua turun kelapangan, kegiatan ini harus disebarluaskan kesekolah-sekolah, kepondok pesantren, Madrasah-madrasah dan utamanya, kita yang mempunyai anak yang menjadi sasaran, bahwa imunisasi ini baik untuk kesehatan anak-anak kita.

Sebagai pemberi pelayanan telah dibuka pintu posyandu, pintu puskesmas, rumah sakit dan semua pelayanan kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan imunisasi campak dan rubella ini,sehingga kegiatan ini dapat berlangsung sukses dan cakupan imunisasi dapat sesuai target yang ditentukan.

Ketua Panitia Kasi Surveilans Dan Imunisasi Dinas Kesehatan Lambar, Tika Megi  Fitrianingsih, S.Kep.,Menyampaikan sosialisasi ini adalah sebagai upaya mensosialisasikan advokasi dan menyamakan persepsi pelaksanaan Imunisasi MR yang akan di laksanakan pada tahun 2018 di Kabupaten Lambar.

Peserta sosialisasi ini berjumlah 95 orang berasal dari unsur TNI, Kepolisisian OPD, Camat, Dinkes, Puskesmas, BPJS, Sekolah ( PAUD, SD,SMP), PPNI,IBI, PKK, DWP, GOW, dan Polri. Dengan narasumber berasal dari Dinkes Provinsi Lampung, dan Dinkes Lambar. (EditorLambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad