Truskan Tradisi Khas Budaya Lebaran - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 18 Juni 2018

Truskan Tradisi Khas Budaya Lebaran


LAMBAR-Hari Raya Lebaran selalu identik dengan berbagai hal yang menyenangkan, tradisi ini telah begitu melekat di dalam kehidupan masyarakat.Bukan hanya lebaran saja.

Namun nuansa hangat telah terlihat sejak bulan puasa dimulai,Beragam kegiatan dan juga sajian akan meramaikan bulan puasa yang suci, dilanjutkan dengan sejumlah kegiatan lainnya ketika Hari Raya Lebaran tiba.

Meski saat ini banyak di antara kita yang menggunakan gadget atau smartphone untuk mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Kepada sanak saudara dan juga teman-teman, tetapi bagi sebagian besar orang Halal Bi Halal masih tetap menjadi hal wajib dan selalu menyenangkan untuk dilakukan.

Halal Bi Halal adalah sebuah tradisi yang telah dilakukan sejak lama sekali,di mana orang akan saling mengunjungi dan merayakan Lebaran bersama keluarga besar.

Teman-teman, kerabat, tetangga, atau bahkan mereka yang lainnya yang kita anggap penting untuk kita kunjungi.

Pada momen ini biasanya akan menjadi waktu yang tepat untuk bermaaf-maafan.Halal Bi Halal bahkan masih akan dirayakan setelah momen Lebaran berlalu dan kita kembali beraktifitas seperti biasanya.
Maka di tempat-tempat kita beraktifitas hal ini juga akan dirayakan, seperti  ,di sekolah, di kantor, atau tempat lainnya.

Lebaran akan selalu disambut dengan kumandang takbir sebagai tanda kemenangan setelah melakukan puasa selama sebulan penuh.Pada momen ini akan terlihat bagaimana kebersamaan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Mereka akan turun ke jalan dan merayakannya di sana, baik itu menggunakan kendaraan ataupun sekedar berjalan kaki beramai-ramai.

Ini akan sangat menyenangkan dan menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu selama masa Lebaran, sebab inilah agenda yang paling awal dalam perayaan Lebaran itu sendiri.

Kumandang takbir tentu akan selalu diiringi dengan tabuhan bedug yang menggema di sepanjang jalan. Tabuhan bedug akan menambah suasana haru dan gembira,suara takbir akan terdengar mulai dari malam takbiran hingga pagi di hari Lebaran.

Bukan hanya satu atau dua bedug saja yang ditabuh, namun hampir semua jalan-jalan dan juga Masjid akan menabuhnya dengan diiringi gema takbir, tanda hari kemenangan telah tiba. 
Oleh karena itu,bedug sudah menjadi simbol dari hari raya Idul Fitri selain dari ketupat tak heran gambar bedug dijadikan ikon-ikon yang merepresentasikan hari lebaran.

Salah satu contohnya adalah gambar pada kartu ucapan selamat lebaran yang dihiasi lambang bedug.
Silaturahmi dan juga berbagai panganan khas Lebaran akan menjadi sebuah pemandangan wajib yang kita temui setiap kali momen Lebaran datang.

Hal ini seolah menjadi sebuah tradisi yang begitu kental dan telah menjadi hal wajib yang kita jalankan secara turun temurun.

Bukan hanya itu saja, setiap kecamatan maupun pekon yang ada dikabupaten lampung barat (Lambar), memiliki agenda dan juga tradisi unik ketika merayakan Lebaran.

Hal seperti inilah yang membuat banyak orang selalu ingin kembali ke kampung halaman dan menikmati momen tersebut di sana,ada banyak tradisi Lebaran yang masih terus berlangsung dikampung halaman.

Darah perantau begitu lekat dengan kampung halaman, banyak sekali orang yang meninggalkan kampung halaman dan mengais rezeki di kampung orang.

Hal ini bahkan telah terjadi sejak puluhan tahun yang lalu,di mana momen Lebaran menjadi sebuah waktu berharga bagi para perantau untuk pulang ke kampung halaman.

Mudik,tradisi yang sangat menakjubkan, bahkan mungkin dimana-mana yang paling banyak melakukan perjalanan pulang kampung di musim Lebaran.

Tidak tanggung-tanggung, puluhan juta orang akan bepergian dan menyeberang pulau yang satu ke pulau lainnya, bayangkan betapa mudik telah menjadi sebuah tradisi yang sangat besar dan masih selalu dijalankan hingga saat ini.

Kita memiliki wilayah yang sangat luas, itulah mengapa bepergian arau merantau bisa menjadi sebuah hal yang memisahkan seseorang dengan keluarganya selama setahun atau bertahun-tahun yang panjang.
Lebaran menjadi momen yang sangat tepat untuk pulang kampung dan bersua kembali dengan sanak saudara.

Sebab liburan ini terbilang sangat panjang dan bisa memberi waktu yang cukup untuk bepergian jauh sekalipun.

Jangan kaget jika sewaktu-waktu di musim Lebaran menjadi begitu lengang, karena jutaan penduduknya “Hilang” dan berpencar kembali ke kampung halaman masing-masing.

Seperti yang telah kita rasakan dikampung halaman open house di kediaman Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus sekaligus pembukaan festival sakura yang di laksanakan oleh ikatan muli mekhanai .

Pekon Muaara Jaya 2 khusus Pemangku  SinarJaya dan Cipta Mulya Purawiwitan Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat, Minggu (17/6/2018),Acara ini menjadi sebuah ajang silaturahmi yang akan mendapatkah  berkah dari allah swt. 

Pacik ,menyampaikan kepada minakmuakhi  2 syawal i ini izinkan atas nama pribadi dan pemkab Lambar mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin.

Di lanjutkan,kegiatan siang  merupakan kegiatan yang sudah teragenda dan setiap tahun oleh pemkab Lambar di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Lambar .

 "alhmdullilah program ini berjalan sesuai dengan harapan,tujuan adalah untk mempertahankan dan melestarikan adat istiadat dan budaya yang di miliki oleh pemkab Lambar khususnya masyarakat Lampung.
"Sapa Lagi Sai Aga Ngejaga, Sapa Lagi Sai Aga Mempertahankoni Kik Mawek Nekham Suyinni " tetapi memang akhir- akhir ini sulit sebetulnya dengan keadaan generasi penerus dengan zaman digital yang sangat maju.",kata Pacik.

Terus, tentunya kecenderungan daripada  gerasi penerus  dan juga generasi tua sudah agak sedikit meninggalkan apa yang menjadi ciri khas dari masyarakat Lambar itu sendiri.

Pacik ucapkan terima kasih dan bersyukur pekon  ini sudah menjadi sorotan yang positif dimana  sering tokoh masyarkat khusus yang pencinta budaya ini sudah mempunyai grup dan kompak.

Lanjut Pacik,berharap kepada masyarakat selalu jaga kekompakan untuk sama - sama untuk saling mencintai budaya ",tutupnya.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad