Sore Ini Ribuan Warga Bandung Bukber Di Jalan Asia Afrika - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 01 Juni 2018

Sore Ini Ribuan Warga Bandung Bukber Di Jalan Asia Afrika


BANDUNG - Sore ini, Sabtu (2/6/2018),Ribuan warga diprediksi akan mengikuti acara Buka Bersama On The Street (Bubos) 2018 yang digelar di sepanjang Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Kali ini acara tahunan yang sudah tiga kali digelar tersebut akan cukup berbeda,Sebab dengan tema 'Indahnya Kebersamaan Menghadirkan Cinta' panitia akan membuat acara lebih bernuansa religi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu dilakukan mengingat Bubos tahun ini bertepatan dengan 17 Ramadan yang merupakan hari turunnya Alquran sebagai kitab suci umat muslim.

Sehingga di tahun ini akan digelar khataman Alquran oleh 300 kelompok pengajian dan hiburan musik dari sejumlah grup nasyid,dan penampilan penyanyi religi Opick.

Ketua Panitia Deni Nurdyana Hadimin mengatakan pihaknya telah menyiapkan karpet beralaskan plastik yang nantinya dipergunakan warga dan komunitas untuk buka puasa bersama dengan cara lesehan.

"Jadi tahun ini harus pakai misting atau bawa rantang agar tidak nyampah,diharapkan bekal makanan tidak berupa nasi dus apalagi styrofoam,"ujar Deni kepada Tim Editor Lambar dibandung.

masih kata Deni,nantinya bagi warga yang tidak kebagian tempat, pihak panitia juga telah menyiapkan karpet cadangan yang berada di Jalan Sukarno atau tepat di samping Gedung Merdeka.

Deni memastikan acara tersebut akan tanpa nuansa politik mengingat saat ini warga sedang menghadapi Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar 2018.

"Kita pastikan tidak ada bendera atau atribut kampanye, dan tidak mengundang calon. Kita tidak mengizinkan adanya identitas politik," katanya.

Deni juga memastikan telah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Bandung untuk melakukan sterilisasi lokasi dari para PKL. "Kita buat Asia Afrika steril tidak ada PKL dengan bantuan 100 personel Satpol PP. kita harapkan lokasi clean, bersih," ujarnya.

Pihak kepolisian pun sudah bersiap dengan mengerahkan 250 personel gabungan. Para personel akan membantu warga dalam rekayasa lalu lintas hingga melakukan pengamanan secara tertutup yang dilakukan oleh anggota berpakaian preman. (Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad