Pasca Banjir Bandang Bupati Tegaskan Segera Diperbaiki - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 26 Juni 2018

Pasca Banjir Bandang Bupati Tegaskan Segera Diperbaiki

PESIBAR- Pasca terjadinya musibah banjir bandang  yang menerpa akibat luapan bendungan Waybiha Kecamatan Pesisir Selatan,

Pekon Pakunegara,Ulokmanik,Bangunnegara,dan Tanjungraya Selasa (26/6/2018).meninjau lokasi yang terkena musibah banjir tersebut.

Pasca bencana banjir bandang di Pekon Pakunegara,Ulokmanik,Bangunnegara,danTanjungraya kondisi area masih memprihatinkan,bekas-bekas masih berserakan.

Demikian juga limbah akar pohon dan lumpur masih menggumpal menghambat jalan dan menutupi areal sawah dan perkebunan.
Terkait itu,Bupati pesibar Dr.Drs.H.Agus Istiqlal, S.H., M.H.,melakukan peninjauan ini secara spontan berdiskusi dengan warga terkait masalah-masalah yang dihadapi warga pasca banjir bandang.

Usai itu, Bupati mengintruksikan agar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten pesisir barat mempercepat pencarian alat berat agar proses penormalan lokasi yang tertimpa banjir bandang cepat teratasi,agar penanganannya lebih cepat sehingga warga bisa kembali beraktifitas dengan lancar.

Sementara itu Bupati juga berpesan kepada SKPD terkait serta Camat untuk penanganan pasca bencana, diantaranya adalah masalah kesehatan, agar warga yang tertimpa bencana mendapat pelayanan kesehatan secara gratis.

Bupati bersama Wakil Bupati serta SKPD terkait antara lain Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial,dan BPBD,Diharapkan kerusakan berat itu mendapat respon yang cepat dari Pemerintah kabupaten pesibar sehingga kerusakan lainnya dapat diperbaiki.

Lanjut Bupati Pesibar, Dr. Drs. H. Agus Istiqlal, S.H., M.H.,sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis terhadap masyarakat yang terkena musibah banjir akibat luapan bendungan Waybiha Kecamatan Pesisir Selatan dipekon Pakunegara, Ulokmanik, Bangunnegara, dan Tanjungraya.

Dalam kunjungannya bupati pesisir barat menyampaikan kepada masyarakat yang terkena musibah banjir bahwasanya musibah yang terjadi akibat Faktor alam dimana pada saat ini masih musim penghujan dan cuaca kurang bersahabat sehingga terjadinya bencana banjir. 

Bupati menambahkan,kepada masyarakat untuk berhati hati dan mewaspadai akan terjadinya bencana susulan yang tidak kita ketahui kapan akan terjadi, bupati juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan karna pada musim seperti ini kita rentan terkena wabah penyakit tentunya sebelum 

Penyakit itu datang kita harus mewaspadai dan selalu menjaga kebersihan terutama dilingkungan pekarangan rumah kita seperti dranase atau saluran pembuangan air lainnya yang mana tempat itu akan menjadi sarang jentik- jentik nyamuk yang nantinya akan mengancam kesehatan kita sendiri.
Selanjutnya Bupati mengatakan bahwa,musibah banjir ini  merupakan ujian yang diberikan Allah SWT kepada kita semua agar kedepannya kita semua lebih waspada dan berhati hati.

Terhadap musibah yang menimpa kita  pada saat ini dan marilah kita terus bersyukur atas nikmat yang diberikan. "Mungkin dibalik musibah  ini ada nikmat yang belum kita ketahui .

Bupati berharap agar bantuan sandang pangan yang diberikan oleh pemkab Pesibar melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkaitnya,bisa meringankan beban atas kerugian yang dialami oleh masyarakat.

Kita tetap bersyukur karena masih diberikan nikmat sehat dan tidak ada korban jiwa atas musibah banjir ini,"pungkasnya.

Bupati tegaskan,kepada petugas yang bekerja untuk segera ditangani, karna jembatan way mehnai ini merupakan satu-satunya arus lalu lintas masyarakat yang menghubungkan kecamatan krui selatan dengan kecamatan pesisir selatan dan juga jalur lintas barat.
Yang mana seluruh kenderaan baik kenderaan roda dua maupun kenderaan roda empat dan pejalan kaki melintasi jalan ini tentunya sangat memprihatinkan melihat kondisi jembatan seperti ini.

Kepada petugas untuk segera ditangani dengan menggunakan tanggul yang terbuat dari tumpukan karung berisikan pasir itu salah satu cara untuk mengatasi jembatan sementara .

Musibah ini  kita semua tau ini faktor alam yang sewaktu-waktu akan terjadi apalagi ini musibah dijembatan way mehnai ini terjadi saat cuaca kurang bersahabat air laut pasang surut yang tidak bisa kita prediksi kapan akan terjadi. 

Bupati menekankan dalam penanganan musibah ini harus ektra  tidak bisa dengan hanya mengeruk pasir membuat tumpukan begitu saja itu hanya sia-sia artinya mubazir pungkasnya.(Editor Lambar) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad