NaH..Ini Kata Tri Umaryani - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 05 Juni 2018

NaH..Ini Kata Tri Umaryani


LAMBAR- Akhir-akhir ini jadi selalu ingin posting tentang daerah Lampung. Tapi ini bukan suatu hal yang aneh rasanya, melainkan suatu kebanggaan menurut kebanyakan orang, jadi suatu hal yang lumrah.

Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat adalah pilihan tepat bagi penyuka dan penikmat kopi di belahan bumi manapun.

Untuk kali ini tentang hasil bumi yaitu kebun kopi. Kopi robusta sang raja rasa khas Lampung Barat yang menjadi kebanggaan masyarakat daerah Lampung Barat,sebagian besar masyarakat Lampung Barat berkebun kopi.

Meskipun ini bukan pekerjaan yang ringan dan sederhana mengingat Lampung Barat adalah daerah yang sebagian besar daerah perbukitan dengan ketinggian 500 - 1.500 meter daerah permukaan laut (MDPL) dilingkupi oleh hutan tropis dan lembah.

Di Lampung Barat kopi sudah ada sejak lama dan tak bisa dipisahkan dari rakyat Lampung Barat,Sudah banyak penyair yang mengabadikannya lewat karya-karyanya.

Baik melalui puisi ataupun cerita pendek yang terinspirasi dari kebun, pohon, kuntum bunga, daun dan petani kopi itu sendiri.

Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat,tidak hanya diabadikan lewat puisi maupun cerpen, tapi diabadikan lewat lirik-lirik lagu yang dirangkai dengan apik.

Menarik sehingga yang sedang merantau jauhpun rindu ingin pulang ke kampung halaman, rindu akan aroma bunga kopi yang semerbak saat pohon kopi mulai berbunga.

Kopi robusta sang raja rasa dari Lampung Barat sudah terkenal hingga penjuru Nusantara dan mancanegara. Mengingat rasa kopi dari Lampung Barat memang sudah berkelas,sekelas dunia.

Nah Ini,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat Melalui Dinas Perkebunan Dan Peternakan Lampung Barat menggelar Rapat Dalam Rangka Evaluasi Persiapan Festival Kopi Lampung Barat Tahun 2018 yang akan di Laksanakan pada 21-23 Juli 2018.
Di Kampung Rigis jaya Kecamatan Air hitam DenganTema Indonesia Negeriku Liwa Kopiku,Di Ruang Rapat Kagungan Pemkab Lambar,Selasa (5/6/2018).

Acara yang di hadiri oleh Kadis Perkebunan danPeternakan, Tri Umaryani, KadisPertanian Ir. NoviardiKuswan, Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi  Drs. Mansolihi , CEO, Kepala OPD ,Camat, BPS ,TNBBS ,Dan Panitia Festival Kopi Dan Undanganlainnya.

Tri Umaryani menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk Mempromosikan kopi robusta Lampung kepada masyarakat Nusantara dan internasional.

Juga menghadirkan berbagai varian single origin dari seluruh Indonesia yang akan diwakili oleh petani pekebun dari masing-masing daerah.

Untuk meningkatkan pengetahuan tentang kopi serta industrinya dan meningkatkan partisipasi dan pengetahuan tentang kopi serta masyarakat khususnya pada generasi muda agar bangga dan mencintai kopi Indonesia,katanya.

Selanjutnya pada acara tersebut akan di gelar rangkain Seminar, Round Table, Bazar Kopi, Pasar Rakyat, Launching Kampung Kopi, Panen Raya, Barista Competition, Lomba Photo graphy, Lomba Lukis Ampas Kopi Dan Klinik Kopi.

Kemudian untuk jadwalnya Adalah Day One( Opening,Ceremony, Seminar, Gala Dinner, Bazar Kopi, Pasar Rakyat ).

Pertunjukan Seni Dan Live Musik Day Two (Panen Raya, Launching Kampung Kopi,Barista Competition,Lomba Lukis Ampas Kopi),Dan Day Three ( Klinik Kopi dan Closing Ceremony).

PesertanyameliputiPetani,Perkebunan,InstansiPemerintahPusat,Provinsi,Kabupaten,Daerah Penghasil kopi Se Indonesia, Mahasiswa  Pelajar,Investor ,Perguruan Tinggi ,LembagaPendidikan ,LembagaRiset.

Stakholder kopi,lembaga keuangan,perbankan,processor, IndustriPengolahan kopi,Roastery,Pabrikan Kopi, ProdukMesin dan Perlengkapan Kopi, Kuliner,Minuman Kopi danTurunannya, Produkturunanberbahandasar kopi  dan Merchandise Kopi sertaCaf√©,Kedai ,Warung Kopi.

Lebih lanjut Rangkain tersebut meliputi Seminar Di tengah-tengah industri kopi yang terus bergeliat masih banyak tantangan yang dihadapi dan juga peluang bagi pelaku usaha kopi baik petani maupun pengusaha robusta.

Akan mampu menjawab tantangan dan peluang dalam mengembangkan kopi robusta kedepan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat .

Kemudian gala Dinner Meliputi Bazar kopi pameranini melibatkan seluruh pengusaha, petani, daerah penghasil kopi se Indonesia serta stakeholder kopi lainnya yang akan menampilkan produk Kopi, kreasi KOPI dalam berbagai jenis olahan dan turunan serta produk mesin dan perlengkapannya”, Ujarnya.

Terus Rangkaian acara Festival kopi juga akan dimeriahkan dengan acara pasar rakyat dengan agenda kegiatan sebagai berikut Pasar Rakyat, GelarJajanan Jadul, LayarTancap,Wahana Permainan Anak dan Lampion Terbang. Lanjut.

Launching Kampung Kopi ( “ Coffee Land Rigis Jaya “ )Sektorpariwisata yang merupakan sektor yang potensial untuk dikembangankan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Program pengembangan dan pemanfaatan sumber daya dan potensi pariwisata daerah diharapkan dapat memberikan sumbangan pendapatan asli daerah, agro wisata kampung kopi.

Dengan Panen Raya kopi Lampung Barat terkenal sebagai penghasil kopi terbesar khususnya Robusta.

Harapannya dengan adanya Panen Raya Robusta Lampung Barat bisa secara langsung mengajak Wisatawan untuk terjun langsung memetik hasil panen kopi masyarakat dikebun kopi.

“Barista Competition meliputi lomba uji cita rasa kopi dan manual Breawing Di Lanjutkan Dengan lomba lukis ampas kopi Sebuah karya seni yang menggunakan bahan limbah ampas kopi dimana Lambar adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Dengan adanya lomba ini diharapkan khususnya pada anak muda di Lampung dapat mengembangkan potensi yang dimiliki”,Paparnya.

Terakhir Klinik Kopi ini adalah Pelatihan yang akan di mentorioleh team dari Coffeelab 5758, Viva Barista, Rumah Ranindan KPKL khususnyaTentang Cara Pengolahan Kopi Yang Baik Dan Benar.

Serta PelatihanTentang Cara Penyeduhan Kopi Edukasi atau pelatihan ini Dihususkan kepada Petani Kopi , Pelaku Usaha kopi dan Masyarakat Umum Khususnya Penikmat Kopi .(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad