Kopi Robusta Penikmat Kopi Harus Tahu Ini Kata Tri Umaryani - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 26 Juni 2018

Kopi Robusta Penikmat Kopi Harus Tahu Ini Kata Tri Umaryani


LAMBAR- Siapa yang tidak suka dengan kopi,Keharumannya dan rasa nikmatnya yang membawa kesegaran, membuatnya cocok diminum sebelum memulai hari di pagi hari Juga, untuk menemani waktu luang atau ketika bergadang.

Apalagi kopi robusta yang terkenal dengan rasa pahit dan kentalnya,yang suka begadang, tentu suka dengan kopi yang satu ini.

Tahukah nikmatnya, bahwa ternyata Lampung adalah salah satu daerah penghasil kopi robusta, bahkan kopi robusta yang dihasilkan merupakan kualitas yang terbaik ,Penasaran, “Makanya Datang menggelar Festival Kopi 2018,di Kampung Kopi di Pekon Rigisjaya Kecamatan Airhitam yang dijadwalkan selama tiga hari,Sabtu-Senin (21-23/7)”.

Bahkan, di Indonesia, Lampung menjadi salah satu daerah pengekspor kopi robusta yang terbesar Ini membuat kopi Robusta Lampung terkenal di berbagai negara seperti Afrika Selatan, Aljazair, 

Amerika Serikat, Armenia, Belgia, Bulgaria, Georgia, Jepang, Jerman, Malaysia, Maroko, Mesir, Hongkong, India, Inggris, Iran, Italia, Portugal, Republik Ceko, Rumania, Rusia, Singapura, Swiss, Swedia, dan Yunani.

Kenikmatan kopi robusta ini telah menembus pasar internasional di mana kopi robusta memiliki banyak kelebihan dibandingkan kopi lainnya Iklim, letak geografis, serta kondisi tanah yang subur mempengaruhi cita rasa kopi robusta Lampung.
Bayangkan, biji kopinya ditanam pada lahan sekitar 600 meter di atas permukaan laut Ini sebabnya, kopi Robusta Lampung memiliki rasa yang khas dibandingkan kopi robusta lainnya.

Robusta berasal dari kata ‘robust’ yang artinya kuat, sesuai dengan gambaran postur (Body) atau tingkat kekentalannya yang kuat. Kopi robusta bukan merupakan spesies karena jenis ini turunan dari spesies Coffea canephora.

Robusta dapat tumbuh di dataran rendah, namun lokasi paling baik untuk membudidayakan tanaman ini pada ketinggian 400-800 meter Dpl. Suhu optimal pertumbuhan kopi robusta berkisar 24-30oC dengan curah hujan 2000-3000 mm per tahun.

Kopi robusta sangat cocok ditanam di daerah tropis yang basah dengan budidaya intensif akan mulai berbuah pada umur 2,5 tahun,Agar berbuah dengan baik, tanaman ini membutuhkan waktu kering 3-4 bulan dalam setahun dengan beberapa kali turun hujan.

Tanaman kopi robusta menghendaki tanah yang gembur dan kaya bahan organic Tingkat keasaman tanah (pH) yang ideal untuk tanaman ini 5,5-6,5. Kopi robusta dianjurkan dibudidayakan dibawah naungan pohon lain tanaman kopi robusta memiliki perakaran yang dangkal.
Oleh karena itu,membutuhkan tanah yang subur dan kaya kandungan organic Tanaman ini juga cukup sensitif terhadap kekeringan.

Kopi robusta memiliki kadar kafein yang lebih tinggi dibandingkan dengan kopi arabika,di mana kadar kafein pada kopi robusta sebesar 2,2%.

Sedangkan kadar kafein pada kopi arabika hanya sebesar sebesar 1,2%. Ini yang membuat kopi robusta lebih pahit rasanya. Di mana kafein yang tinggi dapat membuat rasa kopi lebih pahit. 

Kopi robusta memiliki kandungan lipid dan gula yang lebih rendah dibandingkan kopi arabika dalam kopi arabika terdapat kandungan lipid sebanyak 60% lebih besar daripada robusta.

Bahkan kandungan gula pada kopi arabika hampir dua kali lebih banyak daripada robusta, sebesar 3-7%.

Ini sebabnya, kopi arabika terasa lebih manis diminum, walau tanpa gula,Ini juga berpengaruh pada tingkat kelarutan kopi.di mana kopi robusta lebih kental dibandingkan kopi arabika.

Bukan karena rasanya, sehingga lebih banyak yang menyukai kopi arabika, dan membuat harga dari kopi arabika lebih mahal dibandingkan kopi robusta. Semua pencinta kopi memiliki jagoannya masing-masing.

Bila yang suka kopi pahit, tentu akan lebih menyukai robusta perawatan pohon kopi arabika lebih rumit pohon kopi arabika sangat rentan penyakit dan hama, sehingga perawatannya lebih mahal.

Itu sebabnya, harga dari arabika bisa mencapai dua kali dari harga kopi robusta.akan tetapi, kini telah banyak beredar di pasaran, kopi robusta dengan kualitas premium, yang harganya bersaing dengan kopi arabika.

Kopi Robusta Spesial Ahli Kopi Lampung diproduksi dari biji kopi liwa,Biji kopi pilihan ini dirawat oleh para petani Lampung Barat di Pegunungungan Tinggi Liwa.
Diproses secara higienis menggunakan peralatan yang tidak hanya modern tetapi juga bersih dari segala kotoran.

Kopi ini juga menggunakan teknologi roasting yang modern jadilah kopi robusta yang terjaga kualitasnya serta memiliki cita rasa yang tinggi

Ingin mencoba kopi yang memiliki khasiat khusus untuk pria,Kopi robusta lampung ini bisa menjadi pilihan disebut juga peaberry coffee atau kopi lanang (kopi jantan).Kopi ini konon dapat meningkatkan vitalitas pria.

Sebagai salah satu upaya mempromosikan kopi robusta Lampung kepada masyarakat nusantara dan internasional, Pemkab Lampung Barat menggelar Festival Kopi 2018,di Kampung Kopi di Pekon Rigisjaya Kecamatan Airhitam yang dijadwalkan selama tiga hari,Sabtu-Senin (21-23/7).

Even yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (jokowi) tersebut, juga bertujuan menghadirkan berbagai varian single origin dari seluruh Indonesia yang akan diwakili oleh petani/ pekebun dari masing-masing daerah.

Meningkatkan pengetahuan tentang kopi serta industrinya serta meningkatkan partisipasi Masyarakat khususnya pada generasi muda agar bangga dan mencintai kopi Indonesia.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Lambar Tri Umaryani, S.P, M.Si., mengatakan, rangkaian acara dalam Festival Kopi pertama yang diselenggarakan Pemkab Lambar tersebut antara lain.

Seminar, round table, bazar kopi, pasar rakyat, launching kampung kopi,  panen raya, barista competition, lomba photography, lomba lukis ampas kopi  dan klinik kopi. 

Kami terus melakukan berbagai persiapan termasuk terus melakukan komunikasi dengan Kementrian Pertanian untuk bisa menghadirkan presiden dalam acara tersebut kata Tri Umaryani.

Termasuk Kementrian Luar Negeri juga sudah disurati, yang diharapkan bisa hadir dalam festival kopi tersebut dijelaskannya, indonesia dikenal sebagai produsen kopi terbesar ke empat dunia.

Sementara itu Provinsi Lampung adalah sentra penghasil kopi robusta di Indonesia dengan produksi mencapai 91 ribu ton lebih.Produksi kopi robusta Lampung terkonsentrasi di 5 kabupaten yaitu kabupaten Lampung Barat, Kabupaten tanggamus, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Pringsewu.

”Sebagai kabupaten penghasil kopi robusta tersebar di Provinsi Lampung, luas areal perkebunan kopi Lampung Barat seluas 53.976 Ha dengan produksi mencapai 57.664 Ton.

Kopi Robusta Lampung Barat telah memiliki sertifikasi indikasi geografis dari Ditjen HAKI Kemenkumham pada tanggal 13 Mei 2014 dengan nama ‘Kopi Robusta Lampung’ bersama dengan Kabupaten Way Kanan dan Tanggamus,” terangnya.

Masih kata Tri, geliat dunia perkopian di tanah air yang akhir- akhir ini berkembang sangat pesat membawa semangat tersendiri bagi petani kopi di Indonesia.

Sebagai penghasil kopi terbesar kedua di Indonesia maka peluang ini menjadi tantangan sendiri bagi provinsi Lampung dalam mengangkat citra kopi robusta Lampung dikancah nasional dan internasional.

Kegiatan Festival Kopi Lampung Barat diharapkan dapat menjadi suatu branding strategy dalam mengangkat citra kopi robusta Lampung,ucapnya dengan nada cerah. 

Lebih lanjut dikatakannya, untuk rangkaian-rangkaian acara seperti Seminar, di tengah tengah industri kopi yang terus bergeliat masih banyak tantangan yang dihadapi dan juga peluang bagi pelaku usaha kopi baik petani maupun pengusaha.

Untuk itu Seminar dengan Tema “Tantangan dan peluang dalam pengembangan kopi robusta”akan mampu menjawab tantangan dan peluang dalam mengembangkan kopi robusta kedepan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat .

Kemudian Bazar Kopi, pameran ini melibatkan seluruh pengusaha, petani, daerah penghasil kopi se indonesia serta stakeholder kopi lainnya yang akan menampilkan produk kopi, kreasi kopi dalam berbagai jenis olahan dan turunan serta produk mesin dan perlengkapannya,Dengan nada indah.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menggelar pasar rakyat, dengan agenda kegiatan sebagai berikut - Pasar Rakyat - Gelar Jajanan Jadul - Layar Tancap - Wahana Permainan Anak - Lampion Terbang.

Dan Tidak kalah pentingnya, momen bersejarah Launching Kampung Kopi (coffee land rigis jaya ) Sektor pariwisata yang merupakan sektor yang potensial untuk dikembangankan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Program pengembangan dan pemanfaatan sumber daya dan potensi pariwisata daerah diharapkan dapat memberikan sumbangan pendapatan asli daerah.

Agro wisata kampung kopi bertujuan sebagai upaya perlindungan sumber daya dan ekosistem perkebunan kopi, melestarikan kehidupan sosial dan budaya masyarakat lokal mendorong kewirausahaan masyarakat setempat.

Meningkatkan pemasaran produk kopi serta menghadirkan berbagai fungsi pengembangan manusia, kelembagaan dan material,” kata dia lagi.

Selain itu, juga digelar Panen Raya Lampung Barat terkenal sebagai penghasil kopi terbesar khususnya Robusta .

Harapannya dengan adanya Panen Raya Robusta Lampung Barat bisa secara langsung mengajak Wisatawan untuk terjun langsung memetik hasil panen kopi masyarakat di kebun kopi.

Memberikan pengalaman yang berbeda kepada tamu dan wisatawan yang berkunjung sekaligus memperkenalkan kebudayaan.

Selain itu untuk memotivasi peningkatan inovasi kopi Lambar, juga digelar barista competition - lomba uji cita rasa kopi Akan diadakan lomba Uji Cita Rasa Kopi khususnya Robusta Lampung Barat dengan mengajak Barista-Barista yang ada di Indonesia.

Kemudian lomba lukis ampas kopi Sebuah karya seni yang menggunakan bahan limbah ampas kopi dimana lampung barat adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Dengan adanya lomba ini diharapkan khususnya pada anak muda di lampung dapat mengembangkan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. (Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad