Diduga Pungli Dana BOK, GMPK Propinsi Desak Tindak Tegas Ka Dinkes Pesibar - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 01 Juni 2018

Diduga Pungli Dana BOK, GMPK Propinsi Desak Tindak Tegas Ka Dinkes Pesibar


PESIBAR- Dugaan Pemotongan Dana BOK Di Dinas Kesehatan Menguap,LSM GMPK propinsi mendesak penegak Hukum agar sesegara mungkin bertindak tegas memanggil Kepala Dinas kesehatan terkait dugaan praktik.

“Pungli” dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang diperuntukan sebagai dana bantuan oprasional bagi para tenaga medis yang bertugas disetiap Puskesmas.

Terungkapnya dugaan prektik pungli itu berawal dari hasil investigasi LSM GMPK yang menemukan telah terjadi pemotongan dana BOK.

Sesuai anggaran yang telah ditetapkan pemerintah pusat, jelas Ali Ardha, Sekretaris Daerah  LSM-GMPK  Pesibar kepada awak media, Sabtu (2/6).

Lebih lanjut Ali Ardha mengatakan, bahwa akan terus mengawal kasus itu dan meminta kepada Penegak Hukum,agar sesegeera mungkin mengambil tindakan tegas kepada jajarannya.

”Bahkan pihak kita akan segera melaporkan kasus itu ke  Tim Saber Pungli Kejati dan Dewan Pimpinan Pusat  LSM-GMPK, ujarnya menegaskan.

Lebih Lanjut Sekretaris GMPK Propinsi Ali Ardha,sangat menyesalkan telah terjadi dugaan pratik pungkli di Dinas Kesehatan kabupaten pesisir barat.

Dana yang semestinya bertujuan untuk peningkatan pelayanan diduga telah dilakukan pemotongan oleh Kepala Puskesmas setempat, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan LSM GMPK kabupaten pesibar, jelas kata Ali Ardha kepada awak media.

Sebagaimana telah dilaporkan, berdasarkan hasil investigasi yang dipimpin langsung sekretaris  LSM-GMPK propinsi,Ali Ardha menemukan dugaan pemotongan dana BOK di Dinskes kabupaten dan dibeberapa Puskesmas.

Dimana anggaran bantuan pusat ,Namun diduga oleh Kepala Puskesmas  hanya menyerahkan tidak seutuhnya kepada para tenaga medis.

Persoalan ini harus diusut tuntas, dan diminta kepada penegak Hukum harus segera berditindak dengan memanggil Kadiskes dan yang bersangkut ,terkait klarifikasi temuan tersebut”, desak Ali Ardha.

Masih kata Sekretaris GMPK propinsi lampung temukan pengembalian dana hasil penggerogotan dari pemotongn dana B.O.K.di seluruh puskesmas pesibar.

Pengembalian tersebut terjadi pada hari kamis tanggal (23/5/2018,para kepala puskesmas dikumpulkan oleh kadisnya bambang dan sekda setempat.di salah satu tempat yang tertutup.

Menurut sumber yang gak mau minta Namanya di rahasiakan di 5 puskesmas yang ada dikabupaten pesisir barat,uang tersebut sudah di kembalikan oleh sekda dan kadis kesehatan,kepada seluruh kepala puskesmas.

jumlahnya sesuai dengan pemotongan kata sumber tersebut,kepada Koran Editor (2/6/2018) Via Telpon Ia mengatakan.

Saat itu sempat tegang karna para kepala puskes tidak mau menerimanya sebab uang tersebut bermasalah,Namun saat itu sekda lapor kepada pimpinan,pimpinan Lansung masuk ruangang memarahi para kepala puskesmas.

Alhasil terpaksa kami terima kata sumber itu,Namun kami kebingungan dengan pengembalian Uang tersebut.karna uang itu dipotong pada Tahun 2017.

Serta dibubuhi tanda terimanya kami minta tanggal itu juga (23/5/2018) Harus selesai.atas kejadian itu apa yang disampaikan oleh kadis keseshatan selama ini adalah bohong belaka bahwa Bok tidak pernah ada potongan.

kepada pihak polres lambar harus mengusutnya sampai tuntas,apbila ini tidak ada kejelasan dari penegak hukum maka kasus tersebut akan kami bawa ke ranah hukum yang lebih adil.

Sudah saya sampaykan kepada publik bagi penjabat kabupaten pesisir barat (Pesibar) itu tidak punya rasa malu,ini semua yang tidak bisa dipertahankan,harus diadili dengan banyaknya kasus korupsi di pesibar kata .GMPK lmpung M.Ali Ardha.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad