Alhamdulillah Insentif Guru Ngaji, Imam Dan Marbot Masjid Di Kabupaten Lambar Naik - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Jumat, 01 Juni 2018

Alhamdulillah Insentif Guru Ngaji, Imam Dan Marbot Masjid Di Kabupaten Lambar Naik


LAMBAR- Pemerintah Kabupaten lampung barat (Lambar)menaikan insentif bagi para guru Ngaji, imam dan Marbot Masjid.

Menurut perhitungannya,ada sekitar 673 orang yang akan menerima insentif tersebut di tahun 2018 ini. Data tersebut diambil berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh pihak Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lambar.
Kenaikan insentif tersebut, sambungnya merupakan bentuk kepedulian Pemkab Lambar terhadap para guru Ngaji, imam dan Marbot Masjid di Kabupaten Lambar.

Bupati Lampung Barat,Hi.Parosil Mabsus,membagikan insentif untuk 673 orang guru mengaji,imam masjid,dan marbot  untuk wilayah Kecamatan Balikbukit,Sukau, Lumbok seminung, Batu  Katulis dan Belalau.
Pembagian insentif tersebut dilaksanakan di masjid Baiturrohim Komplek Pemkab Lambar, menjelang penutupan safari ramadhan 1439 Hijriah, Jumat (1/6/2018).

Hadir dalam acara tersebut, jajaran pemerintahan daerah,forkopimda,tokoh agama, tokoh masyarakat dan para tamu undangan,serta para guru Ngaji, imam Masjid dan Marbot dari sejumlah kecamatan.

Bupati Parosil Mengatakan, bahwa program pemerintah khususnya dalam bidang keagamaan yang telah dilaksanakan pemerintah terdahulu terus ditingkatkan.

Seperti pemberian insentif guru ngaji,imam masjid dan marbot, serta dalam masa kepemimpinannya para hafidz dan hafidzoh atau para penghafal Al-Qur an pun akan mendapatkan insentif yang sama.

”Semoga pemberian insentif ini akan  membantu para guru ngaji,imam Masjid dan Marbot, jangan dilihat nilainya tapi inilah bentuk perhatian pemerintah daerah di bidang keagamaan yang telah berjalan sejak beberapa tahun lalu,”ungkapnya.

Sementara itu Kabag Kesra Setdakab Lambar M.Danang Hari Suseno,S.Ag, M.h.,Menambahkan,  dibandingkan tahun lalu,tahun ini jumlah  guru ngaji, imam Masjid dan Marbot penerima insentif bertambah.

Bertambahnya jumlah penerima insentif tersebut, berdasarkan usulan-usulan yang disampaikan  pekon kepada pemkab setempat, dan sebagian besar usulan tersebut direalisasikan.

”Tahun anggaran 2017 lalu jumlah guru ngaji yang menerima insentif sebanyak 680 orang dan 2018 ini menjadi 816 orang,dan khusus yang kita bagikan hari ini.

Untuk beberapa kecamatan saja, sebab kita lakukan pembagian zona dengan pembagian dilaksanakan pada saat ramadhan,” katanya.

Terakhir kata Danang,masing-masing pekon ada enam orang guru Ngaji yang menerima insentif, penambahan tersebut.

Tentunya berdasarkan usulan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, dan itu kita apresiasi mengingat Bersama.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad