Pembangunan Gapura Sebagai Ikon Desa - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 26 Mei 2018

Pembangunan Gapura Sebagai Ikon Desa


LAMBAR- 131 pekon 15 kecamatan yang ada dikabupaten lampung barat (Lambar),disetiap perbatasan mau masuk desa dibangun gapura .

Dalam artian Gapura adalah suatu struktur berupa pintu masuk atau pintu gerbang ke suatu kawasan.

Dalam bidang arsitektur gapura sering disebut dengan entrance, yang memang diartikan sebagai pintu masuk atau pintu gerbang disetiap kecamatan /pekon/desa. Namun entrance itu sendiri tidak bisa diartikan sebagai gapura.

Gapura juga dapat dijadikan sebagai simbol, dimana simbol  yang dimaksudkan disini bisa juga diartikan sebuah ikon suatu wilayah atau area.

Secara hirarki sebuah gapura bisa disebut sebagai ikon karena gapura itu sendiri lebih sering menjadi komponen pertama yang dilihat ketika kita memasuki suatu wilayah kecamatan maupun pekon.

Dimana ,Gapura bukan semata-mata bangunan fisik yang diartikan sebagai pintu gerbang, tanda batas kota, kabupaten, desa atau kampung.

Menurut tradisi, gapura merupakan wujud ungkapan selamat datang yang familiar,ramah,welcome.

Gapura mewakili keramahan dan rasa hormat tuan rumah kepada setiap orang atau tamu yang datang.
Demikian pula Pembangunan gapura masuk deerah kawasan pekon/kelurahan,Kecamatan. bertujuan untuk menampilkan identitas atau ikon pekon/kelurahan/desa.

Artinya memperindah tampilan serta sebagai ungkapan keramahan dan rasa hormat kepada masyarakat maupun semua tamu yang berkunjung ke setiap perbatasan Wilayah.

Keberadaan Gapura ini menjadi sangat penting karena letak Gapura yang cukup strategis tepat dipintu masuk pekon/kelurahan .

Sehingga para wisatawan domestik maupun internasional akan mudah mengingat dan mengenali Desa maupun tempat Wisata.

Disetiap desa yang ada dikabupaten lambar  ini dibangun secara permanen dengan tinggi tembok 5 m, dan tebal tembok terbagi menjadi dua bagian, bagian bawah dengan lebar 1 M, adapun bagian atas dengan lebar 0,5 M.

Dana yang dipergunakan untuk kegiatan Pembangunan Gapura disetiap desa bersumber dari anggaran dana silpa desa ADD Tahun 2018.

Pada akhirnya, dengan pembangunan gapura didesa ini yang ada dikabupaten lambar,diharapkan masyarakat lebih mengenal Desa yang ada dikabupaten lambar.

Sebagai desa wisata yang ramah dan asri sehingga meningkatkan jumlah wisatawan yang mengunjungi berbagai lokasi desa maupun wisata yang berada di desa ini (Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad