LSM GMPK Angkat Bicara - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 20 Mei 2018

LSM GMPK Angkat Bicara


PESIBAR-Bantuan Operasional Kesehatan merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.

Sumber dana Bantuan Operasional Kesehatan yaitu APBN melalui Dana Tugas Pembantuan Kementrian Kesehatan.

Bantuan Operasional Kesehatan merupakan upaya pemerintah pusat dalam membantu pemerintah daerah untuk mencapai target nasional di bidang kesehatan yang menjadi tanggung jawab daerah.

Bantuan Operasional Kesehatan  merupakan biaya operasional yang dikhususkan untuk membantu puskesmas.

Hal ini dikarenakan peran puskesmas sangat penting, karena menjadi ujung tombak dalam upaya kesehatan di masyarakat dalam hal promotif dan preventif.

puskesmas pada dasarnya tidak hanya melayani upaya kuratif saja melinkan juga upaya promotif dan preventif secara aktif ke masyarakat.

Kecenderungan yang terjadi sekarang adalah upaya kuratif lebih banyak dilakukan dan hal ini didukung dengan banyaknya dana yang turun ke puskesmas untuk pelayanan kuratif (Jamkesmas dan Jampersal).

Alasan lain adalah terbatasnya dana promotif dan preventif yang diberikan ke puskesmas.

Penjelasan lainnya adalah kemampuan sumber daya menjadi penyebab juga upaya pelayanan laur gedung (promotif dan preventif) menjadi terbatas.

Kemapuan sumber daya manusia juga dituding menjadi penyebab pengelolaan atau manajemen puskesmas lemah dan tidak dapat diharapkan sebagai mana mestinya sebagai organisasi ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat.

Pemerintah pusat melalui dana Bantuan Operasional Kesehatan bermaksud untuk mendongkrak kinerja puskesmas dan jejaringnya,poskesdes dan Posyandu.

Dana ini diharapkan dapat membantu puskesmas dalam memperbaiki manajemen organisasi dan mengidentifikasi permasalahan dasar masyarakat .

Beberapa program rutin puskesmas yang senantiasa harus digalakkan adalah lokakarya mini,Lokakarya mini ini bisa dilakukan puskesmas setiap bulan dan setiap tiga bulan.

Dalam lokakarya ini diharapkan puskesmas dapat mengevaluasi pelayanan baik kuratif , promotif dan preventif yang diberikan kepada masyarakat.

Beberapa kegiatan evaluasi juga bisa dimasukkan dalam lokakarya mini ini seperti, evaluasi kinerja bidan desa oleh bidan coordinator, evaluasi kinerja kader oleh bidan desa atau evaluasi isi dan format laporan.

Disayangkan selama ini semenjak diterbitkan berita masalah dana Biaya operasional kesehatan Sekretaris LSM GMPK Lampung Ali  Ardha Angkat Bicara.

Minta kepada ponegak hukum  segra menetapkan tersangka kasus pemotongan dana B.O.K 30% Oleh Oknum dinas kesehatan pesibar selama dua tahun ini,.dari Tahun   2017 dan Tahun 2018.

Masih kata Ali Ardha ,Pemotongan dana bok Tersebut ditempatikan ada tempat menyetor harus diungkap semua.

Penegak hokum, jangan membisu atau kami melaporkan Hal tersebut  ke DId tipikor mabes polri.ucap Ali Ardha Sekretaris LSM GMPK Lampung.

Tambah sekretaris,Pembiaran korupsi di pesibar Sudah meluas,Petegak Hukum Tegas masalah kasus ini rakyat akan bertindak pakai hukum rimba.apa itu harus terjadi kata sekretaris GMPK Lampung Ali Ardha kepada Koran Editor (19/5/2018).(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad