Kapan Selesainya Kok Masih Bermasalah - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 09 Mei 2018

Kapan Selesainya Kok Masih Bermasalah


PESIBAR-Rabu(9/5/2018) sekira pukul 10.00 wib, telah diadakan rapat koordinasi bersama uspika tentang permasalahan tanah segitiga.

Yang bertempat pasar minggu pekon negeri ratu ngambur kecamatan  ngambur kabupaten Pesisir barat di aula kantor kecamatan Ngambur.

Hadir dalam acara tersebut,Camat Ngambur, Kifrawi, AM,Kasat Intelkam Polres Lambar, AKP Tora Egen S, SH.,Kapolsek Bengkunat, Iptu Hairil.

Perwakilan danramil bengkunat Sertu syukur,Para peratin se kecamatan Ngambur, Tokoh Masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Pertemuan dihadiri oleh peserta berjumah 27 orang.
Dalam kegiatan tersebut membahas perintah pengosongan tanah pasar minggu pekon negeri ratu ngambur yang dilakukan oleh camat Ngambur, dengan mengirimkan surat sebanyak 2 kali.

Yaitu,Surat tentang perintah pengosongan tanah segitiga pasar minggu yang berada di pekon NR. Ngambur, padatanggal 24 april 2018.

Surat tanggal 3 mei 2018 tentang Ded line perintah pengosongan tanah segitiga pasar minggu di pekon NR. Ngambur.

Camat mengatakan bahwa perintah pengosongan tanah tersebut yang berasal dari pemkab Pesisir barat.

Dimana tujuan pemkab Pesisir barat akan membuat taman kota di tanah segitiga pasaer minggu.

Dalam pertemuan tersebut,para tokoh masyarakat menjelaskan asal usul tanah segitiga.

Bahwa tanah tersebut pada tahun 1968 dibuat pasar oleh pekon pada saat itu dengan menggunakan Bandes. Dan kemudian, pasar minggu Tersebut dipindahkan.

Sehingga sepengetahuan tokoh masyarakat bahwa tanah tersebut adalah tanah pekon.

Para peratin di kecamatan Ngambur menyatakan bahwa tanah tersebut merupakan tanah yang dipakai oleh pasar pada waktu dahulu.

Dan pada saat ini muncul permasalahan bahwa terdapat warga yang mengakui pemilik tanah tersebut ( keluarga  Ahmad Bastari.

Sehingga dalam penyelesaian masalah ini perlu mengundang pihak- pihak yang mengakui tanah tersebut.

Sehingga pembangunan daerah dengan akan dibangunnya taman kota di tanah tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Perlunya penyelesaian masalah dengan bekerja sama terhadap pihak pihak terkait, sehingga kemajuan daerah dalam membangun dapat terlaksana dengan baik.

Kapolsek bengkunat mengharapkan pembangunan daerah bisa berjalan, demi kemajuan daerah, dan sebaiknya .

Setiap pembangunan jangan ada permasalahan, dapat diselesaikan terlebih dahulu,dan setiap pembangunan dapat menciptakan situasi kondusif pada masyarakat. 

Sehingga dalam permasalahan tanah segitiga ngambur, sebaiknya dengan mengadakan pertemuan dengan pihak yang mengakui tanah tersebut.

Babinsa Serma Syukur mengharapkan permasalahan dapat diselesaikan dengan bermusyawarah, dan diperlukan pertemuan selanjutnya dengan mengundang pihak yang mengakui memiliki tanah tersebut.
Kasat intelkam mengharapkan pembangunan daerah dapat menciptakan kemajuan suatu daerah dan setiap pembangunan pemkab sebaiknya di dahului dengan sosialisasi terhadap masyarakat.

Sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan baik,awal permasalahan tanah segitiga dimulai dengan munculnya surat perintah camat.

Untuk mengosongkan lahan tersebut dengan tujuan akan dibangun taman,dalam penyelesaian masalah ini..

Perlu diundang berbagai pihak serta oemkab Pesisir Barat supaya terdapat win- win solution, dan pembangunan dapat berjalan dengan baik.(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad