Apa Isinya Audiensi Dengan KLHK RI - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 15 Mei 2018

Apa Isinya Audiensi Dengan KLHK RI


LAMBAR- Peran penting yang dimiliki oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu tanggungjawab dan wewenang untuk melakukan proses pengkajian terhadap permasalahan.

Dan nantinya memberikan keputusan apakah layak atau tidak layak terhadap permasalahn tersebut tentu menjadi salahsatu kunci penting keberlangsungan permasalhan ini.

Salah satu indikator dari dokumen tersebut adalah keterlibatan masyarakat terhadap permaslahan dipekon Sukapura .

Sehingga aspirasi dari masyarakat terdampak tidak bisa dikesampingkan dan mutlak harus didengarkan dan ditindak lanjuti sebagaimana mestinya.

Jika pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah daerah dan pemerintah pusat memang dilandaskan atas kepentingan rakyat untuk mencapai tujuan kesejahteraan masyarakat.
Maka dari pada itu, karena para petani yang mengelola lahan dikawasan hutan sudah menggarap selama bertahun-tahun.

Perlu adanya legal formal yang harus dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada para petani, sehingga hak petani dapat diakui oleh Negara.

Guna menyegerakan permasalahan,yang ada di Pekon Sukapura, Bupati Lampung Barat  Parosil mabsus melakukan audiensi.

Dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta (14/5/18),Bupati di damping oleh Ketua DPRD Lambar edi Novial.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. Adi Utama, Kabag Pemerintahan Otda Yudha Setiawan.
Tim Fasilitasi Penyelesaian Pekon sukapura.
Pokja 2,serta Rombongan di terima oleh Dirjen PranologiIr,Muhamad said.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati meminta kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di pekon sukapura tersebut.

Maka dari pada itu,harapannya agar dapat kiranya ditindak lanjuti sesuai dengan kewenangan yang ada,Masyarakat sudah lama berharap adanya kejelasan terhadap permasalahan yang dihadapi.

Sekedar mengingatkan bahwa keberadaan masyarakat Sukapura pada awalnya berada dan mendiami Pekon sukaparu waktu itu diantar langsung oleh Sang Proklamator Ir,Soekarno, ujarnya.

Selanjutnya Pemkab Lambar sangat konsen dengan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, ini dibuktikan  dengan kehadiran Bupati yang secara langsung memimpin Audensi tersebut.

Kemudian Hasil dari audensi tersebut KLHK dalam hal ini,Dirjen Pranologi Ir akan segera menurunkan Tim untuk melihat secara langsung kondisi wilayah Pekon Sukapura.

yang akan dijadikan salah satu rujukan dalam mengambil keputusan nantinya, Ini artinya,dari hasil audensi tersebut.

Ada langkah nyata yang akan dilakukan oleh kementrian KLHK,khususnya Dirjen Planologi.

Dilanjutkan dengan Bupati bersama rombongan dan Ketua Dewan ngopi yakni kopi Indonesia,Habsen menikmati kopi bersama .(Editor Lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad