Peratin Bersama Warga Bergotoroyong Bersama-Sama Dipekon Kubuperahu. - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 12 April 2018

Peratin Bersama Warga Bergotoroyong Bersama-Sama Dipekon Kubuperahu.


LAMBAR-Jika kita berbicara masa lalu,mudah sekali menemukan budaya gotong royong dalam berbagai bentuk.

Mulai dari kerja bakti yang seringkali dilakukan warga masyarakat setiap satu minggu sekali hingga budaya gotong royong antar umat beragama
Peratin kubuperahu Eri mengatakan,gotong royong mencerminkan kebersamaan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat.

Dengan gotong royong, masyarakat mau bekerja secara bersama-sama untuk membantu orang lain atau untuk membangun fasilitas yang bisa dimanfaatkan bersama katanya.

Lanjut peratin,Budaya gotong royong adalah identitas nasional. Karenanya, budaya gotong royong seharusnya terus dijaga supaya terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,Tuturnya.

Istilah gotong royong berasal dari bahasa Jawa. Gotong berarti pikul atau angkat, sedangkan royong berarti bersama-sama.

Sehingga jika diartikan secara harafiah, gotong royong berarti mengangkat secara bersama-sama atau mengerjakan sesuatu secara bersama-sama.

Gotong royong dapat dipahami pula sebagai bentuk partisipasi aktif setiap individu untuk ikut terlibat dalam memberi nilai positif dari setiap obyek, permasalahan, atau kebutuhan orang-orang di Sekelilingnya.

Partisipasi aktif tersebut bisa berupa bantuan yang berwujud materi, keuangan, tenaga fisik, mental spiritual, ketrampilan, sumbangan pikiran atau nasihat yang konstruktif, sampai hanya berdoa kepada Tuhan.

Peratin kubuperahu  Eri susiyanto Mengatakan kepada EditorLambar Jum,at (13/4) siang,Dalam perspektif sosiologi budaya.

Nilai gotong royong adalah semangat yang diwujudkan dalam bentuk perilaku atau tindakan individu yang dilakukan tanpa mengharap balasan.

Untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama demi kepentingan bersama atau individu tertentu Gotong royong menjadikan kehidupan Masyarakat yang  lebih berdaya dan sejahtera.

Dengan gotong royong, berbagai permasalahan kehidupan bersama bisa terpecahkan secara mudah dan murah, demikian halnya dengan kegiatan pembangunan masyarakat.

Masih kata Eri Gotoroyong dibalai pekon pemangku satu pekon kubuperahu kecamatan balikBukit kabupaten  lampung barat Jika dilihat sekilas.

Gotong royong tampaknya hanya terlihat seperti suatu hal yang mudah dan sederhana.

Kebersamaan yang terjalin dalam gotong royong sekaligus melahirkan persatuan antar anggota masyarakat.

Dengan persatuan yang ada, masyakarat pekon menjadi lebih kuat dan mampu menghadapi permasalahan yang muncul.

Namun dibalik kesederhanaannya tersebut, gotong royong menyimpan berbagai nilai yang mampu memberikan nilai positif bagi masyarakat pekon ,tutupnya. (Ir/EditorLambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad