Penutupan Festival Teluk Stabas Ke-5 Dan Penutupan Pameran Pembangunan “ Krui Fair ” - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 23 April 2018

Penutupan Festival Teluk Stabas Ke-5 Dan Penutupan Pameran Pembangunan “ Krui Fair ”


PESIBAR- Acara penutupan festival teluk stabas dan pameran pembangunan “ krui fair ” tahun 2018 tentu kita juga patut bersyukur kepada allah swt karena kabupaten pesisir barat telah memiliki aneka ragam kekayaan budaya, sehingga dunia telah mencatat parade budaya bebay ngantak uyan sasuduk dan bebay nyelimpok gelamay yang hanya ada di bumi pesisir barat.
Hal itu, dibuktikan dengan di terimanya penghargaan museum rekor dunia-indonesia pada beberapa waktu yang lalu. dalam hal ini, kita semua patut bersyukur karena telah mempromosikan capaian pembangunan di kabupaten pesisir barat melalui media cetak dan elektronik terhadap masyarakat diluar kabupaten pesisir barat.
Penutupan ini merupakan malam berakhirnya  rangkaian acara festival teluk stabas ke-5 dan pameran pembangunan “ krui fair ” tahun 2018, yang mana acara ini telah berlangsung kurang lebih satu minggu terhitung dari tanggal 16 april sampai dengan 23 april 2018 bertempat di pantai  labuhan jukung ini.
Festival teluk stabas merupakan event tahunan sebagai salah satu sarana mempromosikan kepariwisataan dan kebudayaan kabupaten pesisir  barat dalam rangka mewujudkan pariwisata sebagai sektor unggulan nasional sebagaimana yang diharapkan bapak presiden republik indonesia joko widodo.
Selain itu penyelenggaraan  festival teluk stabas diharapkan dapat memberikan tontonan dan hiburan yang positif bagi masyarakat dengan menampilkan berbagai perlombaan senibudaya yang dapat mempererat kesatuan dan persatuan masyarakat.
Pameran pembangunan ” krui fair ” tahun 2018 ini merupakan wahana untuk melihat berbagai hasil-hasil program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh seluruh OPD dan seluruh kecamatan serta perusahaan swasta yang ada di kabupaten pesisir barat.
Dengan dilaksanakan pameran pembangunan ” krui fair ” tahun 2018 ini dapat dijadikan ajang untuk mempromosikan pesisir barat dengan segala potensi yang ada, baik berupa potensi alam dan budaya yang memiliki prospek untuk dikelola dan dikembangkan.

Bupati Pesisir Barat Dr.Drs.H. Agus Istiqlal, S.H.,M.H .mengatakan berbagai aktivitas selama penyelenggaraan pameran ini,seperti aktivitas ekonomi yang merupakan pertemuan langsung antara pembeli dan penjual atau antara konsumen dan produsen.

Serta seluruh aktivitas lainnya seperti seni, edukasi, informasi dan promosi dan seluruh aktivitas yang terjadi merupakan salah satu upaya menunjukkan potensi riil perekonomian dan pembangunan yang telah dicapai oleh kabupaten pesisir barat.

Masih kata Bupati,pemerintah kabupaten pesisir barat mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam kegiatan festival teluk stabas ke-5 dan pameran pembangunan “krui fair” tahun 2018 ini.

Ucapan terimakasih juga Bupati sampaikan kepada pihak sponsor yang telah ikut serta dalam suksesnya kegiatan ini,Bupati berharap partisipasi tidak hanya pada kegiatan ini saja.

Masih banyak kegiatan lain yang menanti kontribusi ,kabupaten pesisir barat ini memiliki sedemikian banyak potensi yang dapat dikembangkan,kami akan berterima kasih atas partisifasi semuanya.

Festival teluk stabas ke-5 dan pameran pembangunan “krui fair” tahun 2018 dihadiri, wakil bupati pesisir barat,ketua dan anggota DPRD kabupaten pesisir barat,unsur forkopimda kabupaten lampung barat-kabupaten pesisir barat.

Sekretaris daerah, pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas dan para staf di lingkungan pemerintah kabupaten pesisir barat,para camat dilingkungan kabupaten pesisir barat,ketua Tim penggerak PKK dan ketua dharma wanita persatuan kabupaten pesisir barat.

Pimpinan Bumn dan Bumd serta para investor se-kabupaten pesisir barat,para tokoh pemekaran kabupaten pesisir barat, baik yang tinggal di kabupaten pesisir barat maupun yang ada di perantauan.

Tokoh agama dan tokoh adat dari 16 sai batin marga se-kabupaten pesisir barat,para seniman dan budayawan yang sempat hadir pada kesempatan ini,para pelaku pariwisata dan insan pers,penutupan Fastipal ini yang bertempat di Panta Labuhan Jukung Krui (Ir/EditorLambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad