Karya Teknologi Tepat Guna Mesin Cuci Biji Kopi - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 29 April 2018

Karya Teknologi Tepat Guna Mesin Cuci Biji Kopi


LAMBAR- Kelompok Tani wanita (KWT) Melati menghasilkan produk 32 Ton kopi tahun 2018 Dengan kehadiran Teknologi di masyarakat.

Secara tidak langsung meningkatkan kemampuan produksi,memberikan nilai tambah pada komoditas local unggulan(Local Content).


Menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat Tidak hanya saja, teknologi menciptakan kelompok-kelompok usaha mandiri yang berkemampuan dalam mendorong kegiatan ekonomi produktif.

Teknologi Tepat Guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dapat menjawab permasalahan masyarakat.
Tidak merusak lingkungan,dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudah, serta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun2010 tentang Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Teknologi Tepat Guna.
Dalam konteks pemberdayaan masyarakat merupakan pemicu pertumbuhan, pemanfaatannya secara optimal akan mampu mewujudkan efisiensi ongkos produksi.

Memperbaiki proses dan mutu produksi, meningkatkan kapasitas dan nilai tambah produk usaha masyarakat.
Dengan menimalisir kerusakan lingkungan sehingga dapat mensejahterakan, meningkatkan taraf hidup dan memberantas kemiskinan.

Dengan adanya Lomba Cipta Karya Teknologi Tepat Guna,diharapkan dapat menjadi sarana terbuka masyarakat umum khususnya dikabupaten lambar.
Untuk berkreasi dan berinovasi di bidang teknologi khususnya yang terkait 5 (lima) aspek strategis pemanfaatan energibaru dan terbarukan.

Aspek  pengelolaan lingkungan, aspek penyediaan infrastruktur dan aspek pemampuan ekonomi (Kerajinan Dan Ekonomi Kreatif).
Mendorong motivasi masyarakat untuk mengembangkan daya inovasi yang mempunyai prospek dapat dimanfaatkan dan didayagunakan.

Dalam upaya meningkatkan dan mengembangkan kegiatan usaha ekonomi produktif dan kreatif berbasis kepada potensi unggulan daerah.
Menumbuhkembangkan usaha-usaha baru yang berbasis kepada daya inovasi teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktifitas dan mutu produk menghadapi persaingan global.

Senin (30/4/ 2018).yang Bertempat di gedung SMKN 1 Pekon Tribudi sukur Kecamatan Kebun Tebu Kababupten Lampung barat (Lambar) Acara Festival Beguai Jejama yang diselenggarakan Oleh Dinas PMP.(Pemberdayaan Masyarakat Pekon).
Hadir Dalam Acara acara tersebut,Bupati  lambar,Hi.Parosil Mabsus.S.pd,wakil bupati Drs.Mat Hasnurin, Ketua DPRD Lambar Edi Novial.S.kom,Dandim 0422/ LB.Letkol Kav.Adrian Nurcahyo.S.T,Kapolres Lambar AKBP.Tri Suhartanto.S.ik.

Para Asisten Lambar,Kadis Lambar,Camat kebun Tebu.Sukri Amin.beserta jajarannya,seluruh Camat sekab.Lambar,Danramil 422-06 Sumber Jaya,Kapten arm Eka Setiana,Kapolsek Sumber Jaya.Kompol.Arjon.

Para pratin se-Kecamatan Kebun Tebu beserta seluruh perangkat Pekon,para pratin seKab.Lambar,Para Undangan dan Masyarakat .

Dalam pelaksanaan festival diadakan selama dua Hari dengan sasaran program Gelar inovasi gotong royong desa dengang gerakan aksi Beguai jejama ( Begerak Jejama) membuka badan jalan dibeberapa lokasi.

Sai Pekon Sai produk,Gerakan Balong ikan,meningkatkan pembangunan produksi kreiatif pekon.menjaga Sumber Air.(Penanaman 100 Bibit Bambu).

Selanjutnya dengan adanya tehnologi tepat guna mesin cuci biji kopi hasil cipta karya putra daerah kabupaten lampung barat (Lambar) yang sudah digunakan oleh Kelompok Tani wanita (KWT) Melati menghasilkan produk 32 Ton kopi tahun 2018.

Diseputaran wilayah kabupaten Lambar pada umumnya dan masyarakat kecamatan tebu pada khususnya.dan akan dibawa kepameran ditingkat nasional ditahun ini (2018).(Ir/EditorLambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad