Banjir Melanda Kecamatan BNS - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Senin, 23 April 2018

Banjir Melanda Kecamatan BNS


LAMBAR-Bencana banjir bandang melanda sejumlah kecamatan diKabupaten lampung barat (Lambar), Sabtu (22/4/2018).Peristiwa itu terjadi setelah wilayah lampung barat diguyur hujan deras sejak Minggu sore hingga malam.
Dampaknya, sejumlah aliran sungai dikabupaten lambar meluap, " Informasi banjir bandang ada beberapa titik dikecamatan ," yaakni,yang terparah banjir bandang dikecamatan Bandar Negri Suoh (BNS) kabupaten lampung barat yang memakan korban hanyut.
Banjir bandang atau Air Bah adalah banjir besar yang datang secara tiba-tiba dengan meluap, menggenangi, dan mengalir deras menghanyutkan benda-benda besar (Seperti Kayu Dan Sebagainya).

Banjir ini terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus-menerus. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah tersebut berlangsung dengan sangat cepat hingga tidak dapat diserap lagi.
Air yang tergenang lalu berkumpul di daerah-daerah dengan permukaan rendah dan mengalir dengan cepat ke daerah yang lebih rendah.

Akibatnya, segala macam benda yang dilewatinya dikelilingi air dengan tiba-tiba.Banjir bandang dapat mengakibatkan kerugian yang besar.

Hanya saja, kerugian materil yang diakibatkan banjir kali ini cukup besar.Sebab ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan berat.
Tidak hanya itu, warga juga kehilangan barang berharganya seperti surat-surat berharga dan perhiasan. " Kerugian materilnya cukup banyak juga, hanya belum bisa dihitung, mungkin lebih dari ratusan juta," Sekalipun nyawa.

Telah terjadi orang hanyut di pemangku bumi jaya pekon.Bumi hantatai kecamatan BNS kabupaten Lambar.kejadian ,Sekira jam 15.00 wib korban, Siti Aminah beserta keluarga nya Aep ,umur 33 Tahun, Siti Rodiah, umur 25 Tahun,Anisa Nanda Aripin, Umur 2 tahun.

Karonologis kejadian yang dihimpun EditorLambar,Com,Melintasi jembatan way bulok pemangku bumi agung pekon Hantatai kecamatan Bandar Negri  Suoh.

Tiba - tiba air datang dengan deras nya  dan  langsung menerjang / membawa keluarga tersebut, sehingga korban dan keluarga  terbawa derasnya air,.  Siti Aminah dapat diselamatkan oleh saudaranya . Sahdan dan Hamdan.

Untuk ke-3 (Tiga) orang lainnya tidak bisa di selamat kan  dan sampai saat ini masyarakat di bantu  aparat pekon bersama Tim Sar dari BPBD kabupaten lambar masih melakukan pencarian.
Namun sementara dihentikan karna cuaca sudah malam pencarian,akan dilanjutkan besok pagi untuk ke 3 orang korban yang belum di temukan.

Salah seorang warga Kampung (Wil) mengatakan, banjir mulai memasuki permukiman warga  pagi. "Awalnya masuk ke pekarangan terus ke dalam rumah," kata dia.

Banjir tersebut terjadi di wilayahnya pekon Bumi Hantatai kecamatan BNS pada senin,(23/4/18) pukul 15.15 wib,luapan sungai way semangka akibat hujan.

Dengan intensitas tinggi, dengan kerugian,tiga orang ( Satu Keluarga) hanyut sampai sekarang belum diketemukan,Asep umur 33 tahun Siti Rodiah 25 tahun,Anisa Nanda Arifin 2 tahun.

Satu rumah hanyut milik korban.dan SDN I Bumi Hantatai terendam± setinggi lutut sekarang sudah mulai surut ditambah dengan Persawahan sekitar sungai tersebut kondisi sebagian sudah  panen.(Ir/EditorLambar.Com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad