Pelajar Se-Lampung Barat Ikuti Lomba Pionering - Editor Lambar | editorlambar.com

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 19 September 2017

Pelajar Se-Lampung Barat Ikuti Lomba Pionering

LAMBAR-Dalam Rangka memeriahkan  hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) ke 26, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Lambar menggadakan perlombaan pionering yang dilaksanakan dilapangan Indra Pati Cakra Negara, (19/9). hadir dalam acara tersebut  Asisten I Bidang Pemerintahan Drs.Adi Utama, Ketua Kwarcab Drs.Nukman, M.M, Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bulki Basri, S.Pd, M.M,  pembina dan peserta pionering tingkat SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK, serta MA se-Kabupaten Lambar.

Asisten I Bidang Pemerintah Drs. Adi Utama menyampaikan,  dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Lambar ke 26, gerakan pramuka Kwarcab mengadakan lomba pionering untuk tingkat SD,MI, SMP, MTs, SMA, SMK dan MA yang ada di Kabupaten Lambar.

“Satu kebangaan bagi kami dalam lomba ini membuat para peserta menjadi lebih kreatifitas  khususnya yang ada di Lambar dan tidak ketinggalan juga untuk di tingkat provinsi. Dengan prestasi yang luar biasa menjadi pengalaman untuk siswa/i di Lambar tidak hanya menjadi pengalaman tetapi juga menjadi momen kita tahunan untuk menjaga silaturhami satu sama lain sesama ketua dan  pendamping yang merupakan satu perubahan secara positif dengan semangat dan kekeluargan yang erat sekaligus membuka secara resmi kegiatan lomba pioneering,” ujar Adi Utama.
.
Sementara itu,  Ketua Kwarcab Drs.Nukman, M.M mengungkapkan,  jenis pionering yang dilombakan yaitu  jenjang SD/MI kategori putra dan putri  satu  regu terdiri dari enam orang dengan perlombaan membuat tandu. Lalu, untuk jenjang SMP/MTs dengan kategori putra dan putri  satu regu terdiri dari delapan orang dengan menbuat jembatan darurat,  sedangkan untuk jenjang SMA/SMK/MA kategori putra dan putri terdiri dari regu delapan dengan membuat menara pandang dengan ketentuan ukuran panjang tandu  sama dengan panjang tongkat pramuka dengan ukuran 150-200 centimeter (cm) dengan penjang jembatan darurat ukuran 300 cm, tinggi menara pandang untuk putra 300 cm sedangkan untuk putri 200 cm.

Lanjut dia, kategori penilaian yang utama merupakan teknik kepramukaan, kecepatan, kerapian, kekompakan penilaian  yang dilakukan dewan juri merupakan TNI, Polri, Sat Pol PP dan adalan cabang pramuka, penilaian dilakunan secara langsung setelah selesai kegiatan perlomban Pionering.  “Dalam rangka HUT Kabupaten Lambar , dari tahun-tahun sebelumnya kita selalu stanby dengan kegiatan tahunan ini terutama lomba pionering dengan pola perlombaan dengan tingkatan sekolah terutama untuk jam ekstrakulikuler,” katanya.(WirdaYuli Irw/editor lambar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad